Angka Lulusan SMA Hanya 60 Persen, Pemkot Serang Genjot Program Wajib Belajar 12 Tahun

Pemerintah Kota Serang berupaya mengoptimalisasi program wajib belajar selama 12 tahun.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Ilustrasi sekolah. Pemerintah Kota Serang berupaya mengoptimalisasi program wajib belajar selama 12 tahun. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang berupaya mengoptimalisasi program wajib belajar selama 12 tahun.

Angka lulusan SD di Kota Serang baru mencapai 97 persen atau kurang 3 persen dari 100 persen.

Sementara itu, untuk angka lulusan SMP baru mencapai 80 persen dan lulusan SMA 60 persen.

Baca juga: Contoh Pidato Sambutan Maulid Nabi Muhammad SAW, Cocok Dibacakan Anak Sekolah dan Ketua Panitia

Wali Kota Serang, Syafrudin, menyambut baik program wajib belajar selama 12 tahun untuk meningkatkan mutu pendidikan.

"Pemda menyambut baik adanya program ini untuk kepentingan masyarakat Kota Serang," ujar Wali Kota Serang, Syafrudin.

Pernyataan itu disampaikan saat memberikan kata sambutan di acara lokakarya Kolaborasi Optimalisasi Program Wajib Belajar 12 Tahun Kota Serang yang dilaksanakan di Kota Serang.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh USAID yang bekerjasama dengan pemerintah Kota Serang.

USAID adalah program pemerintah Amerika Serikat bekerjasama dengan pemerintah Indonesia dan sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) untuk perbaiki kebijakan pelayananan publik.

Kata Syafrudin, Pemkot Serang berkewajiban memberikan layanan kemudahan dan penjaminan mutu layanan pendidikan tanpa ada diskriminasi dan bebaskan biaya pendidikan bagi peserta didik, keluarga tak mampu dan anak terlantar.

Baca juga: Kisah Polisi di Cianjur, Punya Sekolah Sendiri bagi Anak Kurang Mampu, Hasil dari Sisihkan Gaji

"Masyarakat Kota Serang yang belum lulus SLTA, ini memicu bagi pemkot terutama dinas pendidikan agar bisa disampaikan," ujarnya.

Untuk itu, dia meminta, kepada para camat melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk minimal menempuh pendidikan 12 tahun.

"Sudah tidak ada alasan lagi, terus dorong masyarakat kalau sudah lulus SMA sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved