Tangki Penyimpanan Bahan Bakar PT Link Terminal di Ciwandan Cilegon Kebakaran, Arus Lalin Ditutup

Tangki penyimpanan bahan bakar solar milik PT Link Terminal di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, kebakaran.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Abdul Rosid
Sopian Sauri/TribunBanten.com
Tangki penyimpanan bahan bakar solar milik PT Link Terminal di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, kebakaran. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Tangki penyimpanan bahan bakar solar milik PT Link Terminal di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, kebakaran pada Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 23.31 WIB.

Akibat insiden kebakaran tangki bahan bakar solar milik PT Link Terminal tersebut, arus lalulintas Cilegon menuju Anyer ditutup.

Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahjo Untoro mengatakan, pihaknya terpaksa menerapkan sistem tutup jalan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tangki Solar di Ciwandan Kota Cilegon Terbakar, Api Masih Belum Padam

Hal itu dilakukan untuk menghindari adanya korban jiwa jika terjadi ledakan di lokasi kebakaran tangki bahan bakar solar milik PT Link Terminal.

"Situasi jalan arus lalulintas yang jelas ditutup takutnya ada yang melintas terjadi ledakan, kita alihkan yang dari anyer lewat mancak dari cilegon diputar balik ke JLS," kata Eko, saat di Konfirmasi TribunBanten.com, Minggu (2/10/2022) pagi.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mematikan arus listrik yang berada di area terdekat kebakaran.

Kebakaran melanda tangki solar milik di PT Linc Terminal yang beralamat di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 23.31 WIB
Kebakaran melanda tangki solar milik di PT Linc Terminal yang beralamat di Kawasan Pelindo Regional 2 Banten, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Sabtu (1/10/2022) sekira pukul 23.31 WIB (Dok. BPBD Cilegon)

Semantara warga diminta untuk evakuasi mencari tempat yang aman.

"Lampu (arus listrik) dikoordinasikan PLN untuk dimatikan dulu, dan warga disuruh menjauh dulu, terutama warga yang dekat dengan area kebakaran, untuk menghindari ledakan dan yang lainnya," ujarnya.

Dirinya menyatakan, sampai saat ini belum mengetahui apa penyebab kebakaran tersebut terjadi.

Ia mengatakan, kebakaran masih ditangani oleh petugas dan masih belum dapat dipadamkan.

"Sampai saat ini penyebab belum diketahui, kebakaran masih belum bisa dipadamkan," terangnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved