Cuaca Ekstrem Akibatkan Banjir di Lebak, 15 Hektar Sawah di Lima Kecamatan Gagal Panen

Lima kecamatan di Kabupaten Lebak terjadi banjir pada 9 Oktober 2022. Banjir tidak memakan korban jiwa, tetapi mengakibatkan sejumlah fasilitas rusak

Tayang:
Penulis: Nurandi | Editor: Glery Lazuardi
BNPB
Ilustrasi Banjir. Lima kecamatan di Kabupaten Lebak terjadi banjir pada 9 Oktober 2022. Banjir tidak memakan korban jiwa, tetapi mengakibatkan sejumlah fasilitas rusak 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Lima kecamatan di Kabupaten Lebak terjadi banjir pada 9 Oktober 2022. Banjir tidak memakan korban jiwa, tetapi mengakibatkan sejumlah fasilitas dan harta benda milik warga rusak.

Lahan persawahan milik warga di lima kecamatan di Lebak ikut terdampak. Alhasil belasan hektar lahan sawah gagal panen.

Banjir terjadi di lima kecamatan, yakni di Kecamatan Bayah, Kecamatan Pangarangan, Kecamatan Cilograng, Kecamatan Cigemblong dan Kecamatan Cibeber.

Baca juga: Pilkades Serentak 2022 di Lebak Digelar 13 November, Ratusan Cakades Gelar Deklarasi Damai

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak mencatat dari total 54,5 hektar lahan sawah di lima kecamatan ada 15,6 hektar sawah yang terdampak.

"Jadi sawah tersebut harusnya siap panen, tetapi sawah mengalami gagal panen karena terdampak banjir kemarin," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (17/10/2022).

Dirinya menyebutkan lahan sawah yang terdampak, memang beragam ada yang siap panen dan ada baru akan memulai penyemaian benih padi.

"Saat ini kami dalam pendataan, untuk total keseluruhan masih terus di data oleh petugas Distan di lapangan," ujarnya.

Dari lima kecamatan yang terdampak, yang paling parah di Kecamatan Bayah yakni di dua desa, Desa Cimancak dan Desa Bayah Timur total ada 28 hektare sawah terendam banjir.

Keberadaan sawah yang tepat berada pada pinggir sungai Cimadur menyebabkan puluhan hektar sawah di dua desa tersebut terendam semuanya.

Baca juga: Desa Wisata Saba Baduy, Tempat Tinggal Suku Baduy di Lebak Banten, Masuk 50 Besar ADWI 2022

Sementara itu, Kepala Desa Bayah Timur Rafik Rahmat Taufik mengatakan sawah yang terendam tersebut saat ini total gagal panen.

"Kalau sekarang ini tidak bisa dimanfaatkan lagi, total harus digarap kembali, karena lahan juga rusak. oleh material lumpur banjir," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (17/10/2022).

Dia mengharapkan semoga lahan sawah warga yang rusak dapat dibantu pemerintah, karena lahan tersebut ada yang siap dipanen.

"Saya berharap ada bantuan benih yah, karena kasian warga yang terdampak sawahnya total gagal panen saat ini," ucapnya.

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved