Stunting Heroes 2022

Banten Daerah Pertama Gelar Stunting Heroes Awarding, Moeldoko: Inovasi Sosial Perlu di-Copy Paste

BKKBN Provinsi Banten berkolaborasi bersama TribunBanten.com menggelar Stunting Heroes Awarding 2022, Senin (31/10/2022).

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
ahmad tajudin
Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko mengapresiasi atas terselenggaranya Stunting Heroes Awarding 2022. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten berkolaborasi bersama TribunBanten.com menggelar Stunting Heroes Awarding 2022, Senin (31/10/2022). Provinsi Banten menjadi daerah pertama dalam rangka memberikan apresiasi kepada para pejuang percepatan penurunan angka stunting. Event yang bertajuk 'Cegah Stunting Cerdas Parenting' itu dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko di Hotel Horison Ultima Ratu Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten berkolaborasi bersama TribunBanten.com menggelar Stunting Heroes Awarding 2022, Senin (31/10/2022).

Provinsi Banten menjadi daerah pertama dalam rangka memberikan apresiasi kepada para pejuang percepatan penurunan angka stunting.

Event yang bertajuk 'Cegah Stunting Cerdas Parenting' itu dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko di Hotel Horison Ultima Ratu Serang.

Baca juga: KRONOLOGI Kandang Ayam Milik Warga Desa Ciherang Banten Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 300 Juta

Kepala Staf Kepresidenan RI, Moeldoko mengapresiasi atas terselenggaranya Stunting Heroes Awarding 2022.

"Ini suatu inovasi sosial menurut saya yang perlu untuk di copy paste, karena ini satu yang baru saya temukan di sini, dan Banten wilayah yang menjadi pertama. Saya berharap nanti di Provinsi lain bisa diselenggarakan seperti ini," ujarnya kepada awak media seusai acara, Senin (31/10/2022) malam.

Menurut Moeldoko keaktifan media untuk turut serta membantu percepatan penurunan stunting sangat diperlukan. Sebab inovasi-inovasi yang terkadang belum terfikirkan di lingkungan masyarakat. Untuk itu, kata dia, media sudah memikirkan inovasi untuk masyarakat.

"Dan ini saya pikir sangat baik yah," katanya.

Kemudian terkait pekerjaan dalam penanganan stunting dan gizi buruk di Indonesia.

Moeldoko menilai dalam penanganan persoalan tersebut tidak cukup ditangani oleh pemerintah, baik pusat atau daerah.

Akan tetapi kolaborasi semua pihak, kata dia, itu sangat diperlukan agar akselerasi itu berjalan.

Baca juga: Stunting Heroes Awarding 2022 Menjadi Langkah Awal Dorong Penurunan Angka Stunting di Banten

"Strateginya mungkin saja bagus, tapi karena tidak guyub tidak bekerjasama secara masif," kata dia.

Sehingga penanganan dalam percepatan penurunan angka stunting bisa terhambat.

"Oleh karenanya bagaimana setiap persoalan itu ditangani secara integral dan komprehensif. Itu sangat penting," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved