Breaking News:

Kronologi Babi Hutan Ngamuk dan Serang Warga di Menes Pandeglang, Ada yang Luka 17 Jahitan

Seekor babi hutan mengamuk dan menyerang warga di Kampung Kadu Tanggay, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
Dok. Warga
Babi hutan saat hendak di tangkap oleh warga, Rabu (2/11/2022). Seekor babi hutan mengamuk dan menyerang warga di Kampung Kadu Tanggay, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Seekor babi hutan mengamuk dan menyerang warga di Kampung Kadu Tanggay, Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang.

Dalam video yang viral di media sosial, babi hutan tersebut masuk pemukiman warga, dan menyerang beberapa warga yang sedang berada di rumahnya.

Kemunculan seekor Babi hutan tersebut, terjadi sekira pukul 07.00 WIB pagi, saat warga kampung Tanggay sedang berada di rumahnya.

Baca juga: Petani di Lebak Terluka Usai Diseruduk Babi Hutan, Begini Kronologinya

Warga Kampung Tanggay, Ginara mengatakan, babi hutan tersebut hendak menyeruduk warga yang ada di luar rumah.

"Jadi datang secara tiba-tiba, dan langsung menyeruduk warga yang sedang beraktivitas di luar rumah,'' katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Rabu (2/11/2022).

Dirinya menyebutkan, babi tersebut melukai salah seroang warga, saat sedang berusaha menangkap babi hutan tersebut.

"Jadi pas warga mau nangkap, babi itu pas keluar dari semak-semak tiba-tiba nyeruduk, kena tangan salah seorang warga dan harus mengalami perawatan di Puskemas hingga 17 jahitan," ujarnya.

Terkait dengan asal usul babi tersebut, warga tidak mengetahui babi tersebut datang dari mana.

Karena kemunculannya secara tiba-tiba.

Tetapi ada warga yang mengatakan, babi tersebut datang dari sekitar hutan yang dekat dengan pemukiman warga di Kampung Tanggay.

"Kami tidak tahu kalau babi hutannya dari mana, pas sama warga mau nangkap babi itu pas keluar semak belukar yang ada sekitar rumah warga," kata Ginara.

Baca juga: Populasi Tak Terkendali, Perbakin dan Polda Banten Gelar Lomba Berburu Hama Babi Hutan

Sekira jam 07.30 WIB akhirnya babi tersebut dapat ditangkap oleh warga, dengan keadaan sudah mati, dan babi juga dikuburkan di hutan.

Ginara menyampaikan, kematian babi tersebut karena terkena beberapa pukulan kayu, saat babi tersebut menyerang warga, hingga akhirnya tertangkap.

"Jadi tertangkap, babinya mati karena saat ditangkap, babi tersebut menyerang terus akhirnya harus dilumpuhkan," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved