Breaking News:

Gelar Bakti Kesehatan di Lebak, BKKBN Banten Promosikan Program Dapur Sehat Atasi Stunting

BKKBN Provinsi Banten gelar bakti kesehatan di Lebak sembari mempromosikan programDashat atau Dapur Sehat Tangani Stunting.

Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Nurandi/TribunBanten.com
BKKBN Provinsi Banten gelar bakti kesehatan di Lebak sembari mempromosikan program Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Banten menggelar bakti kesehatan di Kabupaten Lebak.

Dalam bakti kesehatan tersebut, BKKBN Provinsi Banten mempromosikan program Dashat atau Dapur Sehat Atasi Stunting.

Program tersebut dipromosikan saat kedatangan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudi Margono di Kantor Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak.

Baca juga: BKKBN Provinsi Banten dan TribunBanten.com Sukses Gelar Stunting Heroes Awaeding 2022

Pada kegiatan tersebut BKKBN Banten membuka pelayanan KB dan Dapur Sehat Tangani Stunting, secara gratis kepada masyarakat sekitar.

Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Banten, Nurizky Permanajati mengatakan, kegiatan bakti kesehatan yang digelarnya sangat luar biasa bersama jajaran TNI Angkatan Laut.

"Jadi kegiatan hari ini sangat luar biasa, memang kegiatan ini di inisiasi oleh Lanal Banten, dan kami ikut dalam kegiatan bakti sosial ini," katanya saat ditemui TribunBanten.com, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Tak Hanya Berikan Bantuan, BKKBN Banten juga Sediakan Layanan Konseling dan Edukasi Keluarga

Dirinya menambahkan ada dua program terobosan yang dipromosikan BKKBN Provinsi Banten, dalam mengatasi Stunting.

"BKKBN hadir hari ini memberikan beberapa layanan, yang pertama kita ada usaha peningkatan pendapatan keluarga, untuk menambah pendapatan keluarga," ujarnya.

Sementara program kedua yang di promosikan BKKBN Banten ada Dashat, yang dilakukan dalam percepatan penurunan Stunting.

Progam yang digagas oleh BKKBN tersebut merupakan usaha dan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana angka Stunting di Banten turun.

Baca juga: Adakan Senam dan Flashmob Bersama, BKKBN Banten Gerakan Keluarga Indonesia Bangga G20

"Yang kedua kita ada Dashat jadi kepanjangan dari Dapur Sehat Atasi Stunting, kenapa ini hadir disini, kita tau BKKBN sebagai badan Kordinator dalam percepatan penurunan Stunting," katanya.

Nurizky melanjutkan bagaimana Dashat bisa memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah makanan yang sehat dari makanan lokal.

"Jadi kita mempunyai trobosan Dashat, jadi Dashat ini bagaimana kita mengolah makanan lokal, kemudian kita berkontribusi kepada anak sekitar dan keluarga disitu yang dikelola oleh pendamping keluarganya disitu ada Kader KB dan Kader PKK nya," ucapnya.

Pada kesempatanya kepala BKKBN Banten juga memperkenalkan dua trobosan program tersebut kepada KSAL.

Bagaimana Dashat dapat mengatasi percepatan penurunan Stunting di Banten dan bisa menjadi solusi bagi semua orang.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved