Polisi dan Perusahaan di Lebak Masih Bungkam soal Kasus Tewasnya Pekerja di Pabrik Semen Bayah

Kasus dugaan kecelakaan kerja yang menyebabkan satu orang tewas di PT Cemindo Gemilang atau pabrik semen merah putih di Kecamatan Bayah, Lebak-Banten

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ILUSTRASI MENINGGAL - Kasus dugaan kecelakaan kerja yang menyebabkan satu orang tewas di PT Cemindo Gemilang atau pabrik semen merah putih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, hingga kini belum mendapatkan jawaban lengkap dari pihak kepolisian maupun perusahaan terkait kronologis kejadian, Rabu (8/4/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Sigit Pebrianto, warga Kampung Pulomanuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak meninggal dunia saat sedang bekerja di PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Lebak
  • Korban dikabarkan meninggal, setelah diduga tergiling di mesin produksi, Selasa (7/4/2026) sekira pukul 07.00 WIB.
 

 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kasus dugaan kecelakaan kerja yang menyebabkan satu orang tewas di PT Cemindo Gemilang atau pabrik semen merah putih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, hingga kini belum mendapatkan jawaban lengkap dari pihak kepolisian maupun perusahaan terkait kronologis kejadian, Rabu (8/4/2026). 

Diketahui, korban bernama Sigit Pebrianto, warga Kampung Pulomanuk, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dikabarkan meninggal dunia saat sedang bekerja di PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Lebak

Sigit dikabarkan meninggal, setelah diduga tergiling di mesin produksi, Selasa (7/4/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Tanggapan Camat Bayah

Saat dikonfirmasi, Camat Bayah, Dadan Juanda, mengaku belum mendapatkan informasi detail terkait insiden tersebut dari pihak perusahaan. 

"Saya belum mendapat informasi detail, terkait insiden tersebut dari pihak perusahaan," katanya dalam keterangan tertulisnya kepada Tribun, Rabu (8/4/2026). 

Pada saat ditanya apakah sudah mendapatkan keterangan dari pihak kepolisian? 

Dadan menegaskan, belum mendapat keterangan dari pihak kepolisian dan juga perusahaan. 

"Belum juga kang, saya sedang ada kegiatan di Provinsi," tegasnya. 

Dadan mengaku akan mengkonfirmasi pihak perusahaan dan kepolisian terkait insiden tersebut. 

"Mungkin besok saya konfirmasi ke pihak perusahaan, dan kepolisian," tutupnya. 


Keterangan Polsek Bayah sebelumnya 

Saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026) Polsek Bayah, AKP Asep Mulyadi, membenarkan terkait informasi tersebut. 

"Iya benar," ujarnya dalam sambungan telepon. 

Asep mengaku, bahwa pihaknya tengah melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. 

"Lagi dikonfirmasi dulu ke sana. Nanti kalau sudah jelas kita konfirmasi lagi," ujarnya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved