Breaking News:

Ayah di Cilegon Tega Dicabuli Anaknya yang Berusia 15 Tahun, Kini Ditangkap Polisi!

Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon menangkap seorang ayah terduga pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya, yang terjadi di Kecamatan Citangkil.

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Ahmad Haris
Dok. Polres Serang
Ilustrasi. Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon menangkap seorang ayah terduga pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya, yang terjadi di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Kamis (12/1/2023). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon menangkap seorang ayah terduga pelaku pencabulan terhadap anak kandungnya, yang terjadi di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Kamis (12/1/2023).

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Mochmad Nandar mengatakan, kejadian pencabulan itu sudah terjadi selama 6 bulan, mulai dari Juli 2022 sampi dengan Desember 2022.

Nandar menjelaskan, pencabulan tersebut dilakukan oleh ayah kandung sendiri, berinisial AS (45) terhadap korban Melati (nama samaran) berusia 15 tahun.

"Perbuatan tersebut terjadi pada awalnya AS tinggal bersama dengan korban Melati saja, dikarenakan pelapor saudari YI sekaligus istri dan ibu korban sudah pergi meninggalkan rumah sejak bulan Maret 2022," kata Nandar, yang dikutip di grup WhatsApp, Kamis.

Pada saat itu, kata Nandar, korban yang sedang tertidur di kamarnya, dibangunkan oleh pelaku AS untuk pindah ke kamarnya.

"Setelah di kamar, terlapor mencumbu Melati, kemudian pelaku AS berkata "Jangan berisik, nanti ketahuan kedenger orang” kemudian berkata lagi “Kamu tuh mirip sama mamah kamu” setelah itu pelaku mencabuli Melati," jelas Nandar.

Lebih lanjut, Nandar menuturkan, kejadian tersebut terus berlanjut dan menjadikan alasan AS, untuk mengizinkan Melati bermain hingga larut malam.

"Dengan meminta imbalan (kepada Melati) melakukan perbuatan cabul dengan pelaku AS," katanya.

Perbuatan pelaku terhenti setelah personel dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim Polres Cilegon menangkap AS di rumahnya.

Kini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 81 Ayat (3) dan atau Pasal 82 Ayat (2) Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Adapun ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved