Tekan Angka Stunting di Banten, BKKBN Ajak Masyarakat untuk Hindari Nikah Muda dan Ikuti Program KB
Deputi KBKR BKKBN Pusat, Eni Gustina mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan angka stunting di Banten.
Penulis: Nurandi | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN Pusat, Eni Gustina mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan angka stunting di Banten.
Untuk diketahui, berdasarkan data dari BKKBN, Provinsi Banten masuk dalam urutan 5 besar secara nasional dengan angka stuntung tertinggi di Indonesia.
Eni mengatakan, untuk menurunkan angka stunting di Banten bisa dengan menghindari nikah muda atau mengikuit program keluarga berencana (KB).
Baca juga: Ibu-ibu di Baduy Antusias Sambut Program Grebek KB MKJP BKKBN Banten
Jika dua hal itu dilakukan, maka dijelaskan Eni, laju stunting di Banten labat laun akan mulai teratasi.
Telebih, lanjut Eni, saat ini pihaknya sudah membuat program Grebek KB MKJP dalam percepatan penurunan angka stunting di Banten.
"Jadi kalo bicara stunting salah satunya untuk mencegah, mencegah itu dengan tidak mudah terlalu punya anak," katanya saat ditemui TribunBanten.com, Rabu (18/1/2023).
Dirinya menyarankan untuk masyarakat yang hendak menikah baiknya di usia yang matang dan sudah siap.
"Kita menganjurkan menikah untuk perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun, dan jangan terlalu tua. Dan ini perlu adanya pelayanan KB," ujarnya.
"Meskipun kita bicara stunting, tapi intervensinya harus adalah pelayanan KB," sambungnya.
BKKBN Banten sendiri membuka posko layanan kesehatan stunting, diantaranya layanan KB dan layanan curhat keluarga.
Dibukanya posko tersebut dapat memberikan manfaat dan edukasi kepada masyarakat untuk bersama-sama berkolaborasi menurunkan angka stunting.
Eni berharap semoga adanya pelayanan Grebek KB MKJP memberi manfaat kepada masyarakat yang hadir.
"Mudah-mudahan kegiatan hari ini kita bisa mensinergikan besama, semua pihak. Dan ini sudah terbukti," katanya.
Baca juga: Aplikasi Stunting Care Diluncurkan, Upaya Percepatan Penurunan Angka Stunting di Cilegon
Dirinya menambahkan bahka kegiatan yang terlaksana merupakan modal, dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.
"Ini juga menjadi modal kami di pusat, dengan banyaknya inovasi-inovasi, oleh Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Deputi-KBKR-BKKBN-Pusat-Eni-Gustina.jpg)