Rumah Wartawati Harian Kompas di Serang Banten Dibobol Maling, 2 Buah Laptop dan HP Raib
Rumah wartawati harian Kompas, Anita Yossihara di Cluster Sanur Komplek Perumahan Citra Gading, Kota Serang dibobol kawanan pencuri.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Rumah wartawati harian Kompas, Anita Yossihara di Cluster Sanur Komplek Perumahan Citra Gading di Jalan Raya Petir, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang di bobol maling pada Rabu (25/01/2023) dini hari.
Selain rumah wartawati harian Kompas, komplotan maling juga membobol rumah dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten.
Para pencuri tersebut dalam semalam berhasil menggasak barang berharga di tiga rumah sekaligus.
Baca juga: Meresahkan Warga, Tiga Komplotan Pencuri Spesialis Ternak di Cirinten Lebak Dibekuk Polisi
Atas kejadian tersebut korban telah membuat laporan ke Mapolsek Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Rabu pagi.
Anita Yossihara, menceritakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, saat dirinya sedang tertidur pulas.
Dan kejadian tersebut baru diketahui korban sekitar pukul 01.30, setelah korban dibangunkan suaminya karena laptopnya yang hilang.
"Posisi saya lagi tidur waktu itu, terus dibangunin suami karena laptopnya sudah engga ada di meja lantai atas," katanya saat dihubugi TribunBanten.com, Sabtu (28/1/2023).
Perempuan 42 tahun ini juga, terkejut saat terbangun handphone yang dipegangnya sudah tidak ada.
Dan langsung mengecek keruangan bawah, ternyata laptop dan handphone yang sedang di chargenya pun sudah tidak ada di meja.
Anita juga mengatakan, suaminya sempat mengcek kedepan dan pos satpam komplek sekitar pukul 01.33 WIB.
"Satpam cuman bilang tadi jam 1an ada dua orang laki-laki sama perempuan keluar komplek naik motor," katanya.
Dan pada Rabu paginya baru ketahuan ternyata kejadian pencurian semalam tidak hanya dialami olehnya, tetapi juga dua tetangga lainnya.
"Pas subuhnya baru ketahuan ternyata dua tetangga saya juga kemalingan laptop sama handphone," katanya.
Anita menjelaskan jika pelaku masuk areal cluster dengan cara memanjat tembok dengan menggunakan tangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pencurian.jpg)