Tingkat Hunian Hotel di Banten Turun pada Desember 2022, Ini Alasannya
Berdasarkan data resmi BPS, tingkat penghunian kamar (TPK) pada Desember 2022 mengalami penurunan dari tahun 2021.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten merilis perkembangan pariwisata di Banten.
Berdasarkan data resmi BPS, tingkat penghunian kamar (TPK) pada Desember 2022 mengalami penurunan dari tahun 2021.
"Tingkat Penghunian Kamar gabungan (hotel bintang dan non bintang,-red) pada Desember 2022 mencapai 42,64 persen, turun 2,41 poin terhadap Desember 2021," ujar Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Banten, Bambang Widjonarko saat menyampaikan rilis resmi BPS, pada Rabu (1/2/2023).
Bambang menyampaikan, jumlah TPK hotel bintang pada Desember 2022 mencapai sekitar 51,21 persen.
Jumlah tersebut turun sekitar 4,85 poin terhadap jumlah TPK pada Desember 2021.
Bahkan jumlah tersebut juga turun 4,19 poin, jika dibandingkan dengan November 2022.
Sementara TPK hotel non bintang pada Desember 2022 berada di angka 16,00 persen.
"Jumlah tersebut turun sekitar 3,31 poin dibandingkan dengan Desember 2021," katanya.
Namun jika dibandingan dengan November 2022, jumlah itu naik sekitar 1,28 poin.
Kemudian rata-rata, rentan waktu pengunjung atau tamu yang menginap.
Jika dilihat dari data domestik per Desember 2022 mencapai 1,27 persen.
Sementara tamu asing yang menginap di Banten mencapai 2,22 persen.
Bambang menyampaikan, alasan menurunnya jumlah TPK hotel di Banten dikarenaka sejumlah sebab.
"Kemungkinan karena tidak adanya tanggal merah di libur nataru pada Desember 2022 dan biasanya naik turunnya TPK itu karena hari libur atau kegiatan MICE, Meeting Exhibition dan lain-lain," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Statistisi-Ahli-Madya-BPS-Provinsi-Banten-Bambang-Widjonarko.jpg)