Pilu Siswi SMP di Kota Serang Digilir Tiga Temannya yang Baru Dikenal
Siswa SMP di Kota Serang Provinsi Banten menjadi korban pesetubuhan. Ia digilir oleh tiga remaja yang baru dikenalnya.
Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Nasib pilu dialami oleh Bunga (bukan nama sebenarnya), siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Serang, Provinsi Banten.
Ia menjadi korban pesetubuhan. Bunga digilir oleh tiga remaja yang baru dikenalnya.
Perbuatannya tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, pada Minggu, (15/1/2023).
Ketiga terduga pelaku adalah SA (19), DN (17) dan DG (15).
Ketiganya sudah ditangkap oleh Polresta Serang Kota.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak pada Satuan Reskrim Polresta Serang Kota, Ipda Febby Mufti mengatakan, ketiga terduga pelaku melakukan aksi pencabulan di sebuah rumah kosong, tepatnya di Perumahan Taman Banten Lestari dan lapangan sepak bola.
"Awalnya korban ini diajak ketemuan dan dijemput oleh ketiga pelaku tersebut," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (2/2/2023).
Kemudian korban bersama kedua terduga pelaku masuk ke dalam rumah kosong, di Perumahan Taman Banten Lestari, Kota Serang.
"Dan di rumah ini, korban diajak melakukan hubungan badan layaknya suami istri," katanya.
Namun, bukannya menolak, korban ternyata menuruti kemauan para pelaku hingga hubungan seksual itu terjadi.
Setelah kedua pelaku terpenuhi hasrat birahinya, pelaku lain DG yang mengetahui korban telah disetubuhi juga melakukan hubungan badan dengan korban.
Korban dibawa terduga pelaku ke sebuah lapangan bola, di depan Perumahan Banten Indah Permai.
"Jadi ada dua lokasi tempat kejadia perkara (TKP)," katanya.
Setelah menyetubuhi korban, pelaku SA dan DN mengantarkannya pulang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/siswa-smp-di-kota-serang-provinsi-banten-menjadi-korban-pesetubuhan.jpg)