Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Wilayah Lebak Banten, BPBD: Aman dan Tidak Ada Kerusakan
Gempa dengan magnitudo 5,2 kembali menguncang wilayah Kabupaten Lebak, 66 kilometer Tenggara Muara Binuangen, Kecamatan Wanasalam.
Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Gempa dengan magnitudo 5,2 kembali menguncang wilayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Gempa tersebut berpusat di 7.43 Lintang Selatan, 105.88 Bujur Timur, atau 66 kilometer Tenggara Muara Binuangen, Kecamatan Wanasalam.
Gempa dasar laut tersebut terasa kuat hingga dirasakan semua wilayah Kabupaten Lebak, termasuk di pusat pemerintahan Kabupaten Lebak, yakni Rangkasbitung.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, warga di wilayah Lebak Selatan, Kecamatan Wanasalam dan sekitarnya dalam keadaan aman.
"Saat ini dalam kondisi aman, tidak ada kerusakan baik bangunan dan infrastruktur lainya berdasarkan laporan dan peninjauan relawan di lapangan," Katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (7/2/2023).
Dirinya melanjutkan, bahwa gempa yang berpusat di Binuangeun, Kecamatan Wanasalam tersebut, terasa pada seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
"Gempa itu dirasakan di seluruh wilayah Lebak, yakni di 28 kecamatan," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa 5,2 magnitudo itu tidak berpotensi tsunami.
Febby mengimbau kepada warga, untuk tetap waspada dan jangan panik, dengan kondisi saat ini.
"Tidak berpotensi tsunami gempa nya, warga tetap hati-hati dan waspada," katanya.
Dirinya memastikan, bahwa situasi saat ini di seluruh wilayah Kabupaten Lebak, belum ada laporan kerusakan akibat gempa magnitudo 5,2 tersebut.
"Sampai sekarang belum ada laporan kerusakan, situasi masyarakat kondusif," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Suasana-warga-di-Kampung-Cimanggu-Desa-Rangkasbitung-Timur.jpg)