Pria di Tangerang Dikeroyok Pakai Celurit oleh Gerombolan Remaja, Pelaku Tak Terima Ditegur Hal Ini

Seorang pria di Kabupaten Tangerang dianiaya sejumlah remaja menggunakan celurit hingga terluka parah, Rabu (1/2/2023) dini hari.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa. Seorang pria di Kabupaten Tangerang dianiaya sejumlah remaja menggunakan celurit hingga terluka parah, Rabu (1/2/2023) dini hari. 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang pria di Kabupaten Tangerang dianiaya sejumlah remaja menggunakan celurit hingga terluka parah, Rabu (1/2/2023) dini hari.

Kasus ini bermula ketika korban mencoba menegur lima pelaku yang sedang nongkrong di SPBU Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Kini, tiga dari lima pelaku pun sudah diamankan Polres Metro Tangerang Kota.

Dua pelaku yang sudah diamankan berinisial PE (19) dan AM (19), sementara L alias T masih di rawat di sebuah Rumah Sakit di Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkap kronologi pengeroyokan.

Baca juga: Pelaku Pengeroyokan di Petir Ditangkap, Enam Tersangka Digiring Jalan Jongkok ke Mapolres Serang

Bermula ketika korban berinisial K (42) bersama dua rekannya datang sebuah warung yang tidak jauh dari SPBU Salembaran.

"Di warung tersebut ada lima orang muda-mudi yang duduk di bangku sambil bermain kartu."

"Kemudian ditegur oleh korban serta diminta untuk membubarkan diri dan meninggalkan warung," jelas Zain saat dikonfirmasi, Selasa (7/2/2023).

Tak berselang lama, korban K dan dua rekannya yang tengah makan di warung tiba-tiba didatangi oleh empat orang tidak dikenal.

Keempatnya membawa senjata tajam.

Merasa terancam, korban dan dua rekannya berniat menghindar dan meninggalkan warung.

Namun empat pelaku justru mengejarnya sambil menakut-nakuti korban.

"Korban berlari ke arah SPBU Salembaran, sedangkan dua rekannya berlari ke arah Kampung Melayu."

"Empat pelaku kemudian mengejar korban yang lari ke arah SPBU," ungkap Zain.

"Kemudian, salah satu pelaku berinisial L alias T mengejar dengan mengenderai sepeda motor," sambungnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved