Cerita Mahasiswi UPH, Diseret, Dijedotin, Ditampar, dan Dibanting Sang Pacar: Bersyukur Tidak Tewas!
Seorang mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Provinsi Banten diduga mengalami penganiayaan oleh pacarnya.
TRIBUNBANTEN.COM - Dugaan penganiayaan dialami seorang mahasiswi Universitas Pelita Harapan (UPH), Karawaci, Tangerang, Provinsi Banten oleh pacarnya.
Insiden penganiayaan itu disebut terjadi di lingkungan kampus UPH.
Dilansir dari TribunTangerang.com, kasus penganiayaan ini diungkap oleh korban, AS, dan dibeberkan lewat akun Twitter @annisasknh8.
AS juga mengunggah foto-foto dirinya terluka akibat penganiayaan yang dilakukan AS.
Secara gamblang, AS mengungkap detail kejadian yang dialaminya.
Sedangkan pelaku penganiayaan adalah mahasiswa UPH berinisial BJK alias Jev.
BJK merupakan anak seorang pengusaha yang tinggal di Kembangan, Jakarta Barat.
AS mengaku mengalami penganiayaan dari BJK sejak Juni 2022 atau beberapa waktu setelah mereka mulai berpacaran.
AS pernah mengadu Komnas Perempuan pada Desember 2022.
Namun, BJK meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.
Sikap BJK membuat AS luluh dan tak melanjutkan aduan ke Komnas Perempuan.
"Aku berpikir bahwa dia 'akan berubah' ternyata itu kesalahan terbesar aku," tuturnya.
Korban mengaku berkali-kali mendapat kekerasan fisik maupun verbal.
Suatu ketika, AS dianiaya karena ia menolak pulang bersama BJK.
Korban mengaku diseret ke mobil lalu didorong masuk ke mobil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-foto-jejak-penganiayaan-yang-dialami-mahasiswi-uph-karawaci-tangerang.jpg)