Usai Rekonstruksi Pembunuhan Elisa, Pengacara: Unsur Perencanaan Sudah Jelas

Pengacara keluarga Elisa Siti Mulyani, Erwanto menanggapi rekonstruksi yang dilakukan Satreskrim Polres Pandeglang.

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Engkos Kosasih
Pengacara keluarga Elisa Siti Mulyani, Erwanto menanggapi rekonstruksi yang dilakukan Satreskrim Polres Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pengacara keluarga Elisa Siti Mulyani, Erwanto menanggapi rekonstruksi yang dilakukan Satreskrim Polres Pandeglang.

Diketahui, rekonstruksi dilakukan di empat lokasi, mulai dari ruko tukang pangkas rambut, depan kantor BPS Pandeglang.

Tugu 'Selamat Datang Pandeglang', Rumah Sakit Permata Bunda hingga ke tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Stadion Badak, Kabupaten Pandeglang.

Baca juga: REKA ADEGAN: Elisa Sudah Lemas Tercekik, Riko Malah Makin Kesetanan, Ambil Kloset Lalu Hantam Korban

Dalam rekonstruksi di tempat pertama, pembunuhan Elisa Siti Mulyani, Riko Arizka memperagakan sedang menunggu korban pulang kerja di BPS Pandeglang.

"Kalau unsur perencanaannya sudah jelas, memang (pelaku) dari pangkas rambut mengintai (korban)," kata Erwanto kepada Wartawan di lokasi rekontruksi, Rabu (22/2/2023).

Kemudian saat di tugu 'Selamat Datang Pandeglang' Riko Arizka memperagakan memberhentikan korban, untuk mempertanyakan alasan korban berbohong.

"Memang mau kita pasal 340, tapi nanti kita kembalikan kepada penyidik, yang mana jelas dari rekonstruksi tadi," ungkapnya.

Dalam rekonstruksi juga bahwa pelaku membawa kabur laptop dan handphone korban, setelah dibunuh pakai kloset.

Meski ada unsur perencanaan dan pencurian, namun Erwanto mengaku, akan mempercakan pada penyidik terkait penerapan pasal untuk menjerat Riko.

"Kesimpulan dari hasil rekonstruksi ini di rapatkan oleh pihak mereka (Polisi) kita percayakan saja semua ke mereka terkait pasal-pasal yang akan diterapkan," pungkasnya.

Baca juga: SADIS Adegan ke 28 dan 29 Perlihatkan Riko Dua Kali Pukuli Elisa Pakai Kloset

Sementara, Kanit I Satreskrim Polres Pandeglang, IPDA Alif Komaldi mengaku belum bisa memastikan kasus pembunuhan itu terencana atau tidak.

"Untuk sementara masih belum bisa kami simpulkan adanya tindakan pembunuhan berencana," singkatnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved