Dewan HAM PBB Sibuk Berdebat Terkait Perang Ukraina, Indonesia Singgung soal Palestina

Indonesia menyinggung soal Palestina saat Perang di Ukraina masih mewarnai perdebatan di sidang Dewan HAM PBB ke-52 di Markas Besar PBB, Jenewa Swiss.

Editor: Ahmad Haris
Youtube/Sekretariat Presiden
Ilustrasi. Presiden Jokowi memberikan pidato internasional dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rabu (23/9/2020). Indonesia menyinggung soal Palestina di saat Perang di Ukraina masih mewarnai perdebatan di sidang Dewan HAM PBB ke-52 pada 27 Februari 2023 di Markas Besar PBB, Jenewa, Swiss. 

TRIBUNBANTEN.COM - Perang di Ukraina masih mewarnai perdebatan di sidang Dewan HAM PBB ke-52, pada 27 Februari 2023 di Markas Besar PBB, Jenewa, Swiss.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Ia mengatakan, perang itu dianggap sebagai penyebab terjadinya pelanggaran HAM berat selama tahun 2022.

Di saat sidang Dewan HAM PBB sibuk berdebat soal perang Ukraina, Indonesia justru menyinggung soal Palestina.

Indonesia mengingatkan agar negara anggota PBB tidak melupakan pelanggaran HAM, dan kekerasan yang terus terjadi di Palestina, di tengah perhatian dunia yang tertuju pada situasi lain.

"Saya sampaikan kita tidak boleh menutup mata terhadap penderitaan rakyat Palestina," kata Retno pada konferensi pers, Rabu (1/3/2023).

"Insiden di Huwara baru-baru ini menunjukkan situasi HAM dan kemanusiaan di Palestina semakin memburuk," lanjut Retno.

Indonesia mendorong aksi nyata untuk kemanusiaan.

Retno mengatakan penghormatan terhadap HAM adalah syarat mutlak untuk terciptanya perdamaian dan stabilitas.

Sebab saling tuding dan pemberlakuan standar ganda tidak akan menghasilkan solusi.

Retno mengatakan, kesatuan Dewan HAM harus dikedepankan, bukan mentalitas 'us vs them'.

Indonesia menegaskan Dewan HAM tidak boleh dimanfaatkan sebagai alat untuk rivalitas geopolitik.

"Kita harus menghentikan perang dan konflik. Solusi damai untuk konflik harus dikedepankan, termasuk di Afghanistan, Palestina, Myanmar, dan Ukraina," ujarnya.

Dalam pertemuan Menlu RI menyampaikan bahwa Indonesia mencalonkan diri sebagai Anggota Dewan HAM PBB periode 2024-2026 dengan mengangkat tema “Inclusive Partnership for Humanity.”

Ia juga meminta dukungan dari semua negara terhadap pencalonan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perang Ukraina Jadi Perdebatan di Dewan HAM PBB, RI Singgung Soal Palestina

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved