Imala Dukung Dugaan Pungli di KPU Lebak Diusut Tuntas

Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) agar dugaan Pungutan Liar (Pungli) dengan dalih pajak bisa dapat diusut tuntas oleh pihak berwajib.

Tayang:
Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Aksi mahasiswa di depan kantor KPU Kabupaten Lebak, Jumat (31/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi


TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) mendukung agar dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupatrn Lebak, dengan dalih pajak bisa dapat diusut tuntas oleh pihak berwajib.

Hal tersebut disampaikan, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP Imala) Aswari.

Ia mengatakan, pihaknya sangat mendukung agar praktek tersebut dapat dibrantas.

 

 

"Sebelumnya kami telah melakukan aksi demonstrasi kepada Komisi Pemilihan Umum dalam permasalahan terkait pemilu di tingkat lokal ini," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (4/4/2023).

Soal penegakan hukum, Aswari menuturkan, tetap harus dilakukan walaupun KPU Lebak sudah mengembalikan uang Badan Ad-Hoc atau petugas PPK dan PPS.

"Yang pasti penegakan hukum harus tetap dilakukan Walaupun KPU sudah mengeluarkan surat, untuk mengembalikan pajak yang telah dipungut dari para badan Ad Hoc, karena hal itu sudah dilakukan," ujarnya.

Menurutnya, kalau budaya ini terus menerus tidak dibrantas, maka akan terus dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab.

"Kalau dibiarkan oknum korup di KPU semakin bebas dan leluasa melakukan tindakan-tindakan pungli," katanya.

Aswasri menuturkan, bahwa tindakan KPU Lebak dengan melakukan dugaan Pungli sangat mencoreng nama baik KPU Lebak.

"Peristiwa politik ini tentu akan berdampak pada trust publik kepada penyelenggara pemilu, termasuk bisa berimplikasi terhadap penurunan partisipasi publik dalam pemilu," ujarnya.

Tak hanya itu, Aswasri menambahkan bahwa hal tersebut memunculkan wajah perpolitikan yang tidak baik.

"Jadi dugaan Pungli ini sangat mencoreng dan harus dibrantas," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved