Mudik Lebaran 2023
Kapolda Banten Perintahkan Jajaran Tembak di Tempat Pelaku Bajing Loncat
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengintruksikan kepada seluruh jajaran menembak di tempat para bajing loncat.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto mengintruksikan kepada seluruh jajaran menembak di tempat para bajing loncat.
Instruksi itu disampaikan Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto saat apel gelar pasukan di lapangan Mapolda Banten pada Senin (17/4/2023).
"Ini sudah diantisipasi, sesuai petunjuk, arahan dan ini perintah dari bapak Kapolda mana kala masih terjadi (bajing loncat,-red) akan dilaksanakan tembak di tempat," ujar Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto saat ditemui di lapangan Mapolda Banten, pada Senin (17/4/2023).
Baca juga: Rawan Bajing Loncat di JLS Cilegon, Polda Banten Janjikan Keamanan: Tidak Ada Pemalakan
Beberapa hari terakhir ini, sejumlah pengendara truk menjadi sasaran bajing loncat di Jalan Lingkar Selatan. Aparat kepolisian telah menerima informasi itu.
Upaya tembak di tempat, kata dia,
diambil sebagai langkah terakhir setelah diberikan peringatan terlebih dahulu.
Apabila ketika sudah diberikan peringatan masih ada aksi yang serupa, maka pihak Polda Banten tidak segan-segan untuk menembak ditempat para pelaku bajing loncat.
"Intinya terukur diberikan tindakan tegas dan terukur, harapan kita bersama tidak terjadi lagi," ungkapnya.
Kini aparat Polda Banten dan Polres jajaran telah melakukan patroli untuk mengantisipasi hal serupa terjadi kembali.
"Saat ini sudah dilakukan patroli gabungan baik dari Polda dan Polres Cilegon terutama baik yang berseragam maupun yang tidak berseragam ini sudah terukur," tukasnya.
Bajing Loncat di Pelabuhan Ciwandan
Komplotan bajing loncat beraksi di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten pada Minggu (16/4/2023) pagi WIB
Mereka menyasar dua truk ekspedisi pengangkut sembako dan minuman ringan.
Saeful, sopir truk ekspedisi mengatakan,ada dua pengendara sepeda motor yang memepet truk.
Semula, dia tidak menduga itu merupakan perbuatan bajing loncat.
"Lokasinya di pertengahan antara tol dengan JLS (jalan lingkar selatan). Itu sekira pukul 04.00 WIB," kata dia kepada TribunBanten.com saat ditemui di JLS.
Baca juga: Sudah Turunkan Anggota Amankan Jalur, Polda Banten Tak Tahu Ada Bajing Loncat di JLS Cilegon
Pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB, Saeful baru tahu bahwa truk nya kena bajing loncat. Beruntung tepung yang dia bawa dari Bandung menuju Lampung tidak diambil bajing loncat tersebut.
"Mungkin enggak kebawa, berat juga di dalam karung. Cuma nyobek terpal doang," ungkapnya.
Saeful meminta agar pemerintah dapat meningkatkan keamanan di JLS, agar para sopir truk merasa aman.
"Baru pertama kali melalui jalur ini, langsung kena banjing loncat aja. Kalau bisa kemanannya di tingkatkan lah, supaya aman," pungkasnya.
Sopir lainnya, Lufy memperkirakan kena banjing loncat saat terkena macet di depan perusahaan semen Jakarta di JLS, Kecamatan Ciwandan.
"Itu ketahuannya pagi, soalnya pas saya sahur jam 3 masih belum. Dusan Coca cola yang saya bawa di ambil cuma saya gak tahu pasti jumlahnya karena harus dibongkar," jelasnya.
Lufi mengaku mengalami kerugian materil atas kejadian itu. Sebab dia harus mengganti Coca Cola yang dibawa oleh bajing loncat.
"Harus di tingkatkan keamanannya, mana kami beru pertama kali melalui jalur ini," pungkasnya.
Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com, terpal kedua truk ekspedisi sobek di bagian atas.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pistol.jpg)