Lebaran 2023

Tata Cara dan Bacaan Doa Ziarah Kubur Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2023

Ziarah kubur juga menjadi upaya untuk meningkatkan keimanan dengan hikmah dapat mengingat kematian.

Editor: Vega Dhini
Wartakotalive.com
Warga ziarah di makam sanak keluarganya di TPU Pari Gerendeng, Karawaci, Kota Tangerang, usai merayakan lebaran, Rabu (5/6/2019). 

TRIBUNBANTEN.COM - Menjelang Idul Fitri, masyarakat Indonesia memiliki tradisi ziarah kubur.

Simak bacaan doa ziarah kubur menjelang Idul Fitri selengkapnya dalam artikel ini.

Masyarakat biasa melakukan ziarah kubur menjelang Idul Fitri untuk mengunjungi makam keluarga.

Umat muslim berdoa di sisi makam anggota keluarganya saat ziarah menjelang bulan puasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Wanasari, Denpasar, Bali, Sabtu (4/5/2019). Menjelang Ramadan, Umat muslim di Bali mulai melakukan tradisi berziarah ke makam keluarga.
Umat muslim berdoa di sisi makam anggota keluarganya saat ziarah menjelang bulan puasa di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Wanasari, Denpasar, Bali, Sabtu (4/5/2019). Menjelang Ramadan, Umat muslim di Bali mulai melakukan tradisi berziarah ke makam keluarga. (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Ziarah kubur juga menjadi upaya untuk meningkatkan keimanan dengan hikmah dapat mengingat kematian.

Banyak pula manfaat ziarah kubur. Misalnya, merawat makam orangtua, keluarga atau orang-orang yang dicintai.

Baca juga: Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Tangerang Raya pada Jumat 21 April 2023

Mendekati akhir Ramadhan, suasana akan bertambah semarak.

Terlebih, banyak pula yang berziarah pada Hari Raya Idul Fitri dan saat ziarah kubur, seseorang disunnahkan untuk berdoa.

Dalam melaksanakan ziarah kubur ada tata cara dan doa yang perlu dipanjatkan.

Mulai dari memasuki kawasan kuburan terdapat tata cara yang harus dilakukan sebagai berikut :

Membaca doa saat memasuki area kuburan dengan mengucapkan salam.

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ

Assalamu‘alaikum dara qaumin mu’minin wa atakum ma tu‘adun ghadan mu’ajjalun, wa inna insya-Allahu bikum lahiqun

Artinya: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.

Usai membaca salam ini, Rasulullah SAW lalu menyambungnya dengan berdoa “Ya Allah, ampunilah orang-orang yang disemayamkan di Baqi’.” 

atau

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved