Libur Lebaran 2023
BREAKING NEWS: Jalur Wisata Anyer via Cilegon Penuh, Pengunjung Diimbau Cari Jalan Alternatif Lain
Simak baik-baik informasi terkini arus lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegonmenuju kawasan wisata pantai Anyer.
Penulis: Ahmad Haris | Editor: Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN.COM - Simak baik-baik informasi terkini arus lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan Kota Cilegon menuju kawasan wisata pantai Anyer.
Mengutip laporan Dirlantas Polda Banten yang diunggah diakun @rtmcpoldabanten, halur Wisata Anyer kini penuh.
Masyarakat yang ingin Berwisata ke Anyer diminta agar mencari dan menggunakan jalur alternatif menuju wilayah Anyer.
"Kepada Masyarakat diimbau agar selalu mengetahui info terkini seputar arus lalu iintas dan cuaca di wilayah Anyer Cilegon Banten."
"Dan apabila terjadi antrian kendaraan memasuki wisata Anyer diharapkan masyarakat dapat melewati jalan alternatif yang ada di wisata Anyer," tulis akun @rtmcpoldabanten, Senin (24/4/2023) pukul 15.00 WIB.
Sebelumnya diberitakan, ribuan kendaraan wisatawan memadati jalur utama dan jalur alternatif menuju kawasan Wisata Pantai Anyer-Carita.
Melansir akun Instagram @explore_serang, pada pukul 12.35 WIB, lalu lintas di Simpang Teneng, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang terjadi kemacetan parah.
Tampak dalam video yang diunggah akun @explore_serang, kemacetan yang terjadi tampak begitu padat, dan lumayan susah bergerak.
"Lalin di Simpang Teneng macetnya makin horor," tulis akun @explore_serang, Senin siang.
Baca juga: Terkini, Jalan Raya Pandeglang-Labuan Menuju Kawasan Wisata Carita Macet Panjang
"Kondisi terkini di Pertigaan Teneng Cinangka - Anyer makin siang makin sore makin macet parah."
"Bisa jadi kalau kendaraan terus berdatangan, akan menambah volume kendaraan dan kemacetan tak terhindarkan," kata @explore_serang.
Dinas Pariwisata Ancam Pidana Pengelola Wisata dan Pemilik Resto/Warung Kuliner Jika Naikan Harga Tinggi Libur Lebaran 2023 menjadi momen kebangkitan pariwisata nasional.
Disebutkan ada sekira 200 ribu wisatawan mengunjungi tempat wisata di Banten.
Para pelaku usaha wisata dan kuliner sebaiknya tidak sebarangan menaikan tarif atau harga, atau aji mumpung.
Hal ini karena akibatnya bisa fatal, yaitu berujung pidana.
Dinas Pariwisata Provinsi Banten mengancam akan menindak tegas, para pelaku usaha yang menaikan harga di luar tarif yang semestinya.
"Jadi jangan coba-coba para pengelola, menaikan harga sesuai tarif yang berlaku, karena itu termasuk pungli," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Al Hamidi kepada TribunBanten.com, Minggu (23/4/2023).
Diakuinya, pada libur Lebaran tahun lalu banyak pengelola menaikan harga sembarangan.
Namun saat itu, pemerintah hanya memberikan sanksi ringan tanpa pidana.
Baca juga: Hari Kedua Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan di Bim Waterboom Meningkat
Baca juga: 4 Pantai Populer di Lebak Banten untuk Piknik Bareng Sahabat/Keluarga saat Libur Lebaran 2023
"Kalau tahun lalu banyak cuma enggak ditindak secara pidana, tapi kalau tahun ini bisa ditindak tegas bisa pidana," ungkapnya.
Disampaikan Al Hamidi, pihaknya telah membuka sejumlah posko pengaduan di beberapa tempat wisata.
Sehingga apabila masyarakat mengetahui adanya tempat wisata yang menaikan harga tidak sesuai ketentuan bisa mengadukannya.
"Kita sudah siapkan posko pengaduan dibeberapa tempat ada di Anyer, Carita, Sawarna, Cilograng sampai di Tangerang kita buka posko," ungkapnya.
Kemudian selain harga masuk wisata, harga makanan dan minuman juga turut dipantau oleh Dinas Pariwisata.
Biasanya, para pedagang nakal menaikan harga makanan di atas tarif saat banyaknya wisatawan.
Oleh karena itu, pihak Dinas Pariwisata meminta agar para pelaku usaha menyiapkan daftar harga setiap makanan dan minuman.
"Sudah kita sosialisasikan supaya para pelaku usaha mencantumkan harga makanan dan minuman supaya masyarakat tahu harganya," tandasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.