AKBP Achiruddin Hasibuan Diduga Punya Gudang Solar Ilegal, Warga Cium Aroma Menyengat, Lurah Bungkam
Nama AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi sorotan warganet setelah anaknya, Aditya Hasibuan, melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa bernama.
TRIBUNBANTEN.COM - Harta kekayaan perwira menengah Polda Sumut AKBP Achiruddin Hasibuan tengah menjadi sorotan publik.
Hal ini buntut dari aksinya yang membiarkan sang putra, Aditya Hasibuan, menganiaya mahasiswa bernama Ken Admiral pada 22 Desember lalu.
Kini AKBP Achiruddin telah dicopot dari jabatannya sebagai Kabag Bin Ops Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.
Baca juga: Sering Pamer Harley hingga Rubicon, Harta AKBP Achiruddin Hasibuan Disorot, LHKPN hanya Rp 467 Juta
Terbaru, beredar kabar AKBP Achiruddin memiliki gudang solar oplosan atau ilegal, berdasarkan pernyataan warga.
Dihimpun dari Tribun-Medan.com, gudang solar yang diduga milik AKBP Achiruddin terletak tidak jauh dari kediamannya.
Jaraknya hanya beberapa meter dari rumah perwira polisi ini di Jalan Karya Dalam, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Pada foto yang beredar, tampak ada sebuah bangunan berwarna kuning. Sementara bangunan tertutup rapat oleh gerbang yang terbuat dari seng.
Saat diintip, terlihat ada truk berwarna putih yang bannya sudah kempes. Selain itu ada juga sejumlah mobil terparkir.
Tidak ada aktivitas manusia disekitaran bangunan yang diduga gudang solar tersebut.
Dikutip dari Kanal YouTube Tribun-Medan.com, diketahui dalam bangunan turut ditemukan jejeran drum-drum.
Ada juga dua tangki berukuran besar dan sejumlah tandon penampungan.
Keterangan warga
Sementara seorang warga yang berada di sekitar lokasi membenarkan gudang tersebut milik AKBP Achiruddin.
"Itu gudang solar punya dia (AKBP Achiruddin Hasibuan). Coba cek ke sana," katanya, dikutip dari Tribun-Medan.com.
Tidak banyak informasi yang diberikan warga tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tangki-besi-berwarna-biru-putih-yang-diduga-berisikan-solar-ilegal.jpg)