Sejarah Ditetapkannya Hari Buruh pada 1 Mei: Berawal dari Pergerakan Buruh di Amerika Serikat

Peringatan hari Buruh pada 1 Mei menjadi peristiwa bersejarah bagi perjuangan kaum buruh di dunia

Tayang:
Editor: Siti Nurul Hamidah
TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN
Ilustrasi buruh sampaikan aspirasi - Peringatan hari Buruh pada 1 Mei menjadi peristiwa bersejarah bagi perjuangan kaum buruh di dunia 

TRIBUNBANTEN.COM - Inilah sejarah Hari Buruh atau May Day yang diperingati pada 1 Mei setiap tahunnya.

Pada Hari Buruh, biasanya banyak buruh turun ke jalanan untuk sampaikan aspirasi mereka agar didengar.

Hari Buruh yang diperingati setiap tanggal 1 Mei yang memiliki sejarah perjuangan para pekerja untuk mendapatkan hak-haknya.

Peringatan hari Buruh pada 1 Mei menjadi peristiwa bersejarah bagi perjuangan kaum buruh di dunia.

Hari Buruh dibuat untuk memperingati perjuangan bersejarah yang dilakukan oleh pekerja dan gerakan buruh, di banyak negara pada 1 Mei, termasuk di Indonesia.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Buruh/May Day 1 Mei 2023, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris

May Day atau Hari Buruh pada berbagai negara menjadi peringatan yang ditetapkan sebagai hari libur nasional, termasuk di Indonesia.

Banyak peristiwa yang terjadi hingga terciptanya Hari Buruh Internasional dan Hari Buruh di Indonesia.

Peristiwa Haymarket, Polisi menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh.
Peristiwa Haymarket, Polisi menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh. (Wikipedia)

Hari Buruh Internasional

Peringatan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional erat dengan peristiwa Haymarket.

Pada 1 Mei 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran.

Di Amerika Serikat, para buruh menuntut pengurangan jam kerja menjadi 8 jam sehari, sebagaimana dilansir timeanddate.com.

Aksi tersebut berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.

Pada 4 Mei 1886, para demonstran melakukan pawai besar-besaran, hingga petugas keamanan menembaki para demonstran.

Sementara itu, di berbagai negara juga terjadi pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved