24 WNI asal Banten Dievakuasi dari Sudan, Terdiri dari Mahasiswa dan Pekerja

24 warga Negara Indonesia (WNI) asal Provinsi Banten berhasil dievakuasi dengan selamat dari negara Sudan.

|
Editor: Glery Lazuardi
Yanuar Nurcholis Majid/Tribunnews.com
Ilustrasi Pengungsian. 24 warga Negara Indonesia (WNI) asal Provinsi Banten berhasil dievakuasi dengan selamat dari negara Sudan. Satu di antaranya masih berumur 9 bulan. Mereka dipulangkan karena situasi negara berjuluk "Negeri Dua Nil" itu sedang terjadi konflik militer pemerintahan Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF). 

TRIBUNBANTEN.COM - 24 warga Negara Indonesia (WNI) asal Provinsi Banten berhasil dievakuasi dengan selamat dari negara Sudan.

Satu di antaranya masih berumur 9 bulan.

Mereka dipulangkan karena situasi negara berjuluk "Negeri Dua Nil" itu sedang terjadi konflik militer pemerintahan Sudan dan pasukan paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

“Untuk kloter pertama ini ada 24 orang, satu di antaranya bayi umur 9 bulan. Dan itu terdiri dari mahasiswa, pelajar dan TKI,” kata Kepala Badan Penghubung Provinsi Banten, Ika Sri Erika melalui keterangan tertulisnya, Minggu (30/4/2023).

Baca juga: PJ Gubernur Banten Al Muktabar Minta May Day 2023 Diisi dengan Kegiatan Positif

Saat ini, pihaknya tengah menunggu kedatangan kloter kedua warga Banten dari Sudan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Sesampainya di tanah air, Pemerintah Provinsi Banten akan memfasilitasi pengantaran hingga ke kediaman masing-masing.

"Kami stay di Pondok Gede, karena titik kumpul dari bandara penjemputan dikumpulkan di Pondok Gede,” ujar Ika.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, Pemprov Banten akan membantu dan menawarkan kepada warga Banten yang sedang kuliah di Sudan untuk melanjutkan pendidikannya di tanah air.

Namun, perlu dikoordinasikan lebih lanjut kepada mereka.

“Tadi juga saya menyarankan bagi yang sedang studi mungkin kita coba nanti komunikasikan dukungan bantuan atas hal-hal yang bisa kita lakukan, kalau memungkinkan konversi proses pembelajaran di sini,” kata Al Muktabar.

Baca juga: May Day, 1.000 Buruh Dari SPN Banten Bakal Gelar Aksi di Jakarta

Al Muktabar memastikan 24 warga Banten akan diantarakan hingga depan pintu rumahnya masing-masing.

“Tentu sampai ke rumah masing-masing, jadi kita sedang menyiapkan satu persatu untuk diantar ke rumah masing-masing,” ujar dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved