Beredar Potret Dokter Wayan Periksa Pasien di Rumahnya yang Kumuh, Sampah Bekas Obat Menumpuk

Beredar foto-foto dokter Wayan di media sosial TikTok saat sedang memeriksa pasiennya.

Kolase Tribun/TikTok @terserj
Beredar foto-foto dokter Wayan di media sosial TikTok saat sedang memerika pasiennya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sosok Dokter Wayan kini tengah jadi perbincangan publik.

Pasalnya ia sempat tinggal di sebuah rumah besar namun terbengkalai dan kumuh di Karawang, Jawa Barat.

Viralnya Dokter Wayan juga dikarenakan dia adalah dokter yang baik dan banyak pasien berobat kepadanya.

Baca juga: Fakta Dokter Wayan yang Praktik di Rumah Kumuh, Pernah Nikah dengan Pelajar, Berakhir Ditinggalkan

Terbaru, beredar foto-foto dokter Wayan di media sosial TikTok saat sedang memeriksa pasiennya.

Di foto tersebut dokter Wayan terlihat memeriksa pasien-pasien di ruangan praktek di rumahnya.

Yang menjadi perhatian adalah ruangan tersebut dipenuhi dengan sampah bekas obat-obatan yang menggunung.

Tak cuma itu di atas sebuah meja juga terlihat cacatan medis pasien yang menumpuk tak beraturan.

Lalu laci penyimpanan obat-obatan yang belum dipakai juga terlihat berantakan, dan tidak tersusun dengan rapi.

Meski di tengah kekacauan tersebut, dokter Wayan tetap fokus dan serius dalam memeriksa pasiennya.

Di foto yang beredar dokter Wayan terlihat tengah memeriksa pasien remaja laki-laki dan ibu-ibu.

Baca juga: Tak Logis, Terungkap Alasan Dokter Wayan Ogah Bersihkan Rumah Kumuh yang Ditempatinya: Di Luar Nalar

Dengan menggunakan stetoskop dokter Wayan memriksa irama jantung pasiennya.

Tak cuma itu, pria berkaca mata tersebut juga terlihat mencatat keluhan pasiennya.

Foto-foto itu diunggah oleh akun TikTok @terserj.

Pemilik akun TikTok tersebut mengaku merupakan pasien setia dokter Wayan.

"Sebagai pasien setia turut prihatin dengan kondisi rumah sekaligus tempat praktik dokter Wayan," tulisnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved