Idul Adha 2023

Hari Raya Idul Adha 1444 H Jatuh pada Tanggal? Ini Jawaban Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

Hari Raya Idul Adha 1444 H Jatuh pada tanggal? ini jawaban versi pemerintah atau Kemenag, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU).

Editor: Abdul Rosid
gramemdia .com
Hari Raya Idul Adha 1444 H Jatuh pada tanggal? ini jawaban versi pemerintah atau Kemenag, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU). 

TRIBUNBANTEN.COM - Hari Raya Idul Adha 1444 H Jatuh pada tanggal? ini jawaban versi pemerintah atau Kemenag, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU).

Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) telah menetapkan hari raya lebaran Idul Adha 1444 H atau 10 Dzulhijjah.

Meski pun, Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) dalam menetapkan 10 Dzulhijjah atau Idul Adha 1444 H berbeda.

Baca juga: Contoh dan Link Download Khutbah Idul Adha 2023 Singkat Versi PDF Resmi dari Kemenag

Pengurus Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dan telah menetapkan Lebaran Idul Adha 2023 pada tanggal 28 Juni 2023.

"Tanggal 1 Dzulhijjah 1444 H jatuh pada hari Senin Legi, 19 Juni 2023 M. Hari Arafah (9 Dzulhijjah 1444 H) jatuh pada hari Selasa Wage, 27 Juni 2023 M. Iduladha (10 Dzulhijjah 1444 H) jatuh pada hari Rabu Kliwon, 28 Juni 2023 M," bunyi Maklumat bernomor 1/MLM/I.0/E/2023, dikutip Surya, Sabtu (29/4/2023).

Adapun Pengurus Pusat Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan Idul Adha secara hisab jatuh pada tanggal 29 Juni 2023, dan akan dipastikan kembali setelah melakukan rukyatul hilal.

Hari Raya Idul Adha 1444 H Jatuh pada tanggal? ini jawaban versi pemerintah atau Kemenag, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU).
Hari Raya Idul Adha 1444 H Jatuh pada tanggal? ini jawaban versi pemerintah atau Kemenag, Muhammadiyah, Nahdatul Ulama (NU). (Surya.co.id)

Dalam hal ini Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menetapkan tanggal 1 Dzulhijjah dan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1444 H setelah menggelar sidang isbat, seperti halnya penetapan Ramadan dan Idul Fitri.

Amalan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah

Sebelum peringatan Lebaran Idul Adha, umat Islam dianjurkan berpuasa selama 9 hari. Mulai 1 - 9 Dzulhijjah.

Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amal ibadah selama 10 hari pertama Bulan Dzulhijjah. Apa saja amalan tersebut?

Menurut Achmad Shobah Al Aziz, Mahasiswa University Al-Azhar Cairo, Mesir amalan yang dianjurkan berdasarkan hadist berikut.

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبّ إِلَى اللَّهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Tidak ada hari-hari yg lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa didalamnya setara dg setahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dg shalat pada malam Lailatul Qadar.

Catatan: Hadits di atas diriwayatkan oleh Imam Tirimidzi dalam kitab Sunannya (juz I halaman 131, hadits nomor 758).

Berikut sanad dan matannya :

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved