Tiga Perempuan Jadi Kepala Daerah di Banten 2 Periode, Siapa Saja Mereka?
Di Banten, sejumlah kepala daerah akan berganti karena sudah menjabat selama dua periode. Siapa saja mereka?
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TRIBUNBANTEN.COM - Pilkada Serentak 2024 akan digelar pada 27 November 2024.
Di Banten, sejumlah kepala daerah akan berganti karena sudah menjabat selama dua periode.
Siapa saja mereka?
Baca juga: Nama 4 Kepala Daerah di Banten Habis Jabatannya 2023 dan 2024, Satu Pasangan Mundur: Siapa Mereka?
1. Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa
Pasangan ini menjabat sebagai kepala daerah Kabupaten Serang memasuki dua periode, yaitu 2016-2021 dan 2021-2024.
Ratu Tatu merupakan adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.
Pendidikan menjadi satu di antara prioritas program Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Ratu Tatu.
Sejumlah program pendidikan yang diturunkan adalah beasiswa untuk 1.300 murid SD, beasiswa 1.392 siswa SMP, dan beasiswa 386 siswa SD-SMP penghafal Al-Qur'an.
Ada juga beasiswa perguruan tinggi yang sudah dinikmati 1.268 mahasiswa sejak 2017.
Kemudian untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, diturunkan insentif dengan total anggaran Rp 53,78 miliar.
2. Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi
Pasangan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi menjabat sebagai Bupati dan Wabup Lebak selama dua periode atau 10 tahun.
Baca juga: Tiga Kepala Daerah di Banten Mundur Demi Maju Bacaleg, Siapa Pengganti? Berikut Penjelasannya
Keduanya menjabat pada 2014-2019 dan 2019-2024.
Iti merupakan perempuan pertama yang menjadi Bupati Lebak dari Partai Demokrat.
Adapun Ade Sumardi merupakan politikus PDI Perjuangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kepala-daerahhhh.jpg)