Harga Telur Melonjak Tinggi, Komisi II DPRD Banten Dorong Jagung sebagai Pakan Ternak

Komisi II DPRD Provinsi Banten mendorong Pemprov Banten dan BUMD Provinsi Banten untuk mengembangkan produksi jagung sebagai pakan ternak

Tayang:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Ilustrasi panen raya jagung. Komisi II DPRD Provinsi Banten mendorong Pemprov Banten dan BUMD Provinsi Banten untuk mengembangkan produksi jagung sebagai pakan ternak Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur menanggapi soal naiknya harga telur di Banten. Meskipun kenaikan harga telur ini dirasakan oleh sejumlah provinsi di Indonesia, namun pihaknya meminta Pemprov Banten bisa menangani dengan memenuhi kebutuhan pakan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Komisi II DPRD Provinsi Banten mendorong Pemprov Banten dan BUMD Provinsi Banten untuk mengembangkan produksi jagung sebagai pakan ternak

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur menanggapi soal naiknya harga telur di Banten.

Meskipun kenaikan harga telur ini dirasakan oleh sejumlah provinsi di Indonesia, namun pihaknya meminta Pemprov Banten bisa menangani dengan memenuhi kebutuhan pakan.

"Saya mendorong ABM (salah satu perusahaan milik BUMD Provinsi Banten,-red) dan juga pemprov untuk mengembangkan jagung di Banten," ujar Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur di kantornya, Rabu (30/5/2023).

Baca juga: Cek Harga Telur Ayam di Pasar Induk Rau Selasa 30 Mei 2023, Tembus Rp 33 Ribu per Kg

Sebab, salah satu penyebab dari kenaikan harga telur di antaranya karena harga pakan yang naik.

Untuk itu, Iip berharap agar Pemprov Banten bisa menyupplay pakan dengan bahan pokok jagung dari daerah sendiri.

"Karena pabrik pakannya ada di Banten, tapi sementara ini supply bahan bakunya masih dari luar Banten," terangnya.

Iip menilai bahwa Banten juga memiliki potensi pertanian yang cukup baik.

Dengan memiliki lahan pertanian yang cukup luas, kata dia, hal itu tentu bisa memungkinkan Banten untuk membudi daya tanamanan jagung yang maksimal.

"Salah satunya di wilayah Lebak, Pandeglang itu kan potensinya luar biasa untuk penanaman jagung dan cocok," ungkapnya.

Harapan Iip, Pemprov Banten termasuk perusahaan PT AMB yang diketahui milik BUMD ini fokus di bidang pakan.

Supaya bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan menyiapkan bahan pokok dari dalam daerah.

"Sebab ini sebagai salah satu hal dalam menyikapi harga telur yang melambung tinggi, mungkin saja salah satunya karena pakan mahal," tukasnya.

Harga Telur di Pasar Induk Rau

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved