Disnakertrans Banten Ungkap Detik-detik Kecelakaan Kerja di PT SMI Bojonegara Serang

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten mengungkap kronologi kasus kecelakaan kerja di PT Samudra Marine Indonesia (SMI).

Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Kolase TribunBanten.com/Capture Video
Kecelakaan kerja terjadi di PT Samudra Marine Indonesia (SMI) 2 di Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten pada Sabtu (17/6/2023) sekira pukul 15.00 WIB. Sebuah crane jatuh menimpa tiga orang pekerja, dan menelan dua korban jiwa. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih


TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten mengungkap kronologi kasus kecelakaan kerja di PT Samudra Marine Indonesia (SMI).

Kecelakaan kerja yang terjadi pada Minggu 17 Juni 2023 itu menewaskan Hidayatullah warga Bojonegoro, Kabupaten Serang  dan M. Rudi Taufik warga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Disnakertrans Banten, Septo Kalnadi mengatakan, pada pukul 14.00 WIB Hidayatullah memindahkan tangki penampungan oli seberat 17 ton dari airbag 5 ke Jetty 6 menggunakan crane dengan kapasitas 40 ton.

Baca juga: Dua Pekerja Tewas Tertimpa Crane PT SMI di Bojonegara Serang, Disnakertrans: Penyebab Masih Dikaji

"Namun pukul 14.30 WIB crane terjatuh, serta tangki penampungan oli membentur ruang genset dan kompresor yang berada di sekitar area kerja," kata Septo dalam keterangan tertulis, Rabu (12/6/2023).

Menurut Septo, Hidayatullah yang berprofesi sebagai operator meninggal dunia di dalam kabin crane, karena crane tersebut jatuh ke laut dengan posisi kabin operator berada didasar laut.

"Posisi kabin operator ada didasar laut, ini yang menyulitkan tim untuk mengevakuasi korban," ujarnya.

Septo mengungkapkan, crane yang terjatuh tersebut menimpa M. Rudi Taufik berada di sekitar area pemindahan tangki penampung oli.

"Hampir seluruh tubuh korban hancur dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.

Kedua korban berhasil dievakuasi pada pukul 19.40 WIB.

Jenazah Rudu berhasil dievakuasi dengan cara memotong Boom lift Jib Crane.

Sedangkan proses evakuasi Hidayatullah
dilakukan oleh beberapa penyelam, dan tim evakuasi dari PT. Samudra Marine Indonesia.

"Setelah kedua korban dapat dievakuasi langsung dibawa ke RSUD Cilegon menggunakan ambulans milik PT. Samudra Marine Indonesia," ungkapnya.

Septo juga mengungkapkan, bahwa kedua korban tewas merupakan pekerja subkontraktor dari PT Kala Gemilang Trans dan PT. Mitra Berkat Raya.

"Kedua korban terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebagai penerima upah," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved