Gadis Cantik Pemanggul yang Dibayar Rp 600/Sak Semen Diundang Pangdam & Podcast Deddy Corbuzier
Sejak SMP, Nuraini mulai mengangkat sak semen bersama kedua orang tuanya.
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TRIBUNBANTEN.COM - Sejak SMP, Nuraini mulai mengangkat sak semen bersama kedua orang tuanya.
Mereka mengangkat semen dari truk menuju toko demi memenuhi biaya kehidupan sehari-hari dan biaya sekolah.
"Saya rasakan begini susahnya cari uang. Penghasilan angkat semen untuk biaya kuliah," katanya dalam podcast di akun YouTube Deddy Corbuzier berjudul "ANGKAT SEMEN SAMPAI SAKIT DIBAYAR 600 RUPIAH‼️Buat Kuliah.." yang diunggah, Rabu (21/6/2023).
Baca juga: Mahasiswi Berkulit Putih Buruh Angkut Semen Viral di Medsos, Bangga dan Bersyukur Bantu Orang Tua
Dalam podcast tersebut, Nuraini didampingi ayahnya, Masdar.
Saat ini, tidak hanya Nuraini, adik-adiknya juga ikut mengangkat sak semen.
"Satu laki-laki dan tiga perempuan. Yang paling kecil sekarang sudah kelas 1 SMA," ujar Nuraini.
Bahkan, ibunya, juga tetap mengangkat sak semen meskipun kakinya terluka karena insiden.
Dia mengaku biasa dibayar Rp 600 untuk per sak semen seberat antara 40-50 kg.
"Untuk penghasilan keluarga. Pekerjaan dari dulu mengangkat semen," kata perempuan yang mengenakan jilbab ini.
Begitu tahu mencari uang begitu sulit, atlet pencak silat ini pun tidak boleh boros.
Dia mengaku bangga kepada kedua orang tuanya.
"Adik-adik alhamdulillah ikut membantu. Kalau kami tidak bekerja, bagaimana kami sekolah," ujarnya.
Baca juga: Kisah Risma Bunga, Gadis Tuna Rungu di Lebak Bermimpi Jadi Pelukis Internasional
Nuraini mengaku banyak yang meremehkan dia dan keluarganya yang bekerja sebagai pengangkut sak semen.
Namun, dia tidak pernah mendengarkan orang-orang seperti itu dan lebih memilih untuk membahagiakan orang tua.
Dalam sehari, mereka bisa mengangkat 850 sak semen dalam waktu antara 405 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/nuraini-pemanggul-semen.jpg)