Hari Raya Idul Adha, Begini Aktivitas Terkini Gunung Anak Krakatau
Berikut ini aktivitas terkini Gunung Anak Krakatau pada Kamis (29/6/2023). Kamis 29 Juni 2023 ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1444 H.
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini aktivitas terkini Gunung Anak Krakatau pada Kamis (29/6/2023).
Kamis 29 Juni 2023 ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1444 H.
Aktivitas terkini Gunung Anak Krakatau dapat dilihat di laman magma.esdm.go.id.
Laman itu melaporkan Gunung Anak Krakatau berada pada level III atau siaga
Dalam laporannya, Gunung Anak Krakatau terlihat jelas.
Baca juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi pada Senin Pagi, Paling Aktif dengan 57 Kali Letusan selama 2023
"Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 25-50 meter dari puncak. Cuaca berawan, angin lemah ke arah barat laut," tulisnya.
Dalam catatan magma.esdm.go.id, Gunung Anak Krakatau adalah gunung api teraktif di Indonesia.
Selama 2023, tercatat 57 kali letusan dari Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat Diimbau Menjauh Radius 5 Km
Masyarakat pun diimbau untuk waspada dan jangan mendekat dalam radius 5 kilometer.
Khususnya kepada nelayan di perairan Selat Sunda diimbau agar tetap waspada.
Menanggapi soal nelayan yang diimbau untuk menjauhi Gunung Anak Krakatau, Maman Mauludin selaku Sekretaris Daerah Kota Cilegon mengingatkan masyarakatnya untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau.
Khususnya kepada mereka yang bekerja sebagai nelayan yang mencari ikan di perairan Selat Sunda, untuk menjauhi radius 5 kilometer Gunung Anak Krakatau sesuai imbauan.
"Adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau kita harus antisipasi, artinya nelayan bisa cari alur yang lain," kata Maman kepada awak media di TPSA Bagendung Kota Cilegon, Selasa (24/1/2023).
Maman meminta kepada para nelayan Cilegon di perairan Selat Sunda, agar tidak mendekati sekitar Gunung Anak Krakatau.
Baca juga: Aktivitas Gunung Anak Krakatau: Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 3 Km, Lima Kali Erupsi Sejak 6 Juni
"Nelayan tidak mendekat dulu ke sekitar gunung (GAK) karena harus dijauhi."
"Saya berpesan terhadap masyarakat dan wisatawan khususnya nelayan agak jauh-jauh," tegas Maman.
Perlu diketahui, erupsi Gunung Anak Krakatau disertai semburan lava pijar setinggi 350 meter, yang berbahaya untuk manusia jika mendekat ke arah gunung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Gunung-Anak-Krakatau-di-Selat-Sunda-mengalami-erupsi-pada-Senin-1962023-pagi.jpg)