20 Inspirasi Kata-kata Bijak Para Pahlawan untuk Peringatan HUT ke-78 RI, Cocok Dikirim ke Instagram

Kata-kata bijak dari para pahlawan berikut ini bisa menjadi motivasi dan dikirimkan kepada teman-teman dan keluarga melalui WhatsApp, Facebook.

Editor: Vega Dhini
Ilustarsi/Net
Bendera Indonesia. Berikut kumpulan kutipan para pahlawan untuk menyambut peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut kumpulan kata-kata bijak dari para pahlawan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republi Indonesia (RI).

Kata-kata bijak dari para pahlawan berikut ini bisa menjadi motivasi dan dikirimkan kepada teman-teman dan keluarga tersayang melalui WhatsApp, Facebook dan Instagram.

Menyambut peringatan HUT ke-78 RI, berikut kumpulan kata-kata mutiara atau kata bijak spesial kemerdekaan dari para pahlawan yang bisa digunakan untuk update status memperingati Hari Kemerderkaan Indonesia:

Logo HUT ke-78 RI untuk peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2023.
Logo HUT ke-78 RI untuk peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2023. (Setneg.go.id)

1. "Percaya dan yakinlah bahwa kemerdekaan satu negara yang didirikan di atas timbunan runtuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat dan bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh manusia, siapa pun juga." (Jenderal Soedirman, pada masa Revolusi Nasional Indonesia 1916-1950)

2. "Kemerdekaan nasional adalah bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya." (Sutan Syahrir)

Baca juga: Contoh Pidato Singkat Peringatan HUT Ke-78 RI, Cocok untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2023

3. "Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong” (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)

4. “Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita.” (Mohammad Hatta)

5. "Kemerdekaan merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, tetapi juga merupakan dsebuah gedung yang kosong. Menjadi tugas pendukung-pendukungnya untuk mengisi kemerdekaan. (Soe Hoek Gie)

6. “MERDEKA atau MATI” (Bung Tomo)

7. “Untuk mencapai cita-cita yang tinggi manusia (pahlawan) melepaskan nyawanya pada tiang gantungan, mati dalam pembuangan, tetapi senantiasa menyimpan dalam hatinya yang luka wajah tanah air yang duka” (Mohammad Hatta)

Foto karya Frans Mendur yang mengabadikan Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur, Nomor 56, Cikini, Jakarta. (-)
Foto karya Frans Mendur yang mengabadikan Presiden Soekarno membacakan naskah proklamasi di Jalan Pegangsaan Timur, Nomor 56, Cikini, Jakarta. (-) (Nasional Kompas)

8. "Berjuanglah terus dengan mengucurkan banyak-banyak keringat. Dirgahayu RI." (Soekarno)

9. "Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno))

10. “Jangan kita serang musuh sebelum mereka menyerang kita. jika musuh menyerang lebih dahulu, maka akan kita balas dengan penuh perjuangan” (Bung Tomo)

11. "Malahan kita berada pada permulaan perjuangan yang jauh lebih berat dan lebih mulia, yaitu perjuangan untuk mencapai kemerdekaan daripada segala macam penindasan" (Mohhamad Hatta)

12. “Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” (Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi)

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved