Curhat Orangtua Murid soal Seragam Sekolah di Serang Dibandrol Rp 1,4 Juta: Ada yang Lebih Mahal!
Susi Aniati, orang tua salah satu siswa di SMP Negeri 1 Kota Serang, menceritakan pengalaman merogoh kocek senilai Rp 1,4 juta untuk membeli seragam
Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN.COM - Susi Aniati, orang tua salah satu siswa di SMP Negeri 1 Kota Serang, menceritakan pengalaman merogoh kocek senilai Rp 1,4 juta untuk membeli seragam sekolah.
Meskipun harus merogoh kocek jutaan rupiah untuk membeli seragam sekolah, namun dia menilai harga masih terjangkau.
Sebab, dia menilai, di sekolah lainnya harga seragam sekolah dibandrol lebih dari Rp 1,5 Juta.
Hal itu diungkap kepada TribunBanten.com saat ditemui di SMPN 1 Kota Serang pada Kamis (13/7/2023).
"Kalau kata saya harga segitu termasuk murah, terus bisa dicicil lagi. Jadi engga terlalu membertkan, di sekolah lain ada yang nyampe Rp1,5 bahkan Rp1,8 juta," kata dia.
Baca juga: KK Belum Genap 1 Tahun Jadi Penyebab Calon Peserta PPDB SMPN 1 Kota Serang 2023 Banyak Ditolak
Dia mengaku tidak keberatan dengan harga seragam sekolah yang ditentukan oleh pihak SMPN 1 Kota Serang itu.
Menurut dia, pihak sekolah meminta calon siswa untuk mengukur baju seragam sekolah setelah selesai melakukan daftar ulang di sekolah itu.
"Iya tadi anak saya langsung mengukur baju. Jadi nanti tinggal nyari sepatu sama tasnya saja di luar," ujarnya.
SMPN 1 Kota Serang Sediakan Seragam Sekolah
SMP Negeri 1 Kota Serang menyediakan seragam sekolah baru bagi peserta didik baru.
Namun, pihak sekolah tidak memberlakukan aturan keharusan pembelian seragam sekolah tersebut.
Orangtua diberi kebebasan untuk membeli seragam di mana saja.
Wakasek Kesiswaan SMPN 1 Kota Serang Mohamad A'i, mengatakan, pihak sekolah memang telah menyediakan seragam di koperasi sekolah.
"Kami memang menyediakan seragam sekolah di koperasi. Tapi kami membebaskan orang tua untuk membeli di mana saja," katanya kepada TribunBanten.com diruang kerjanya, Rabu (12/7/2023).
Mengenai penyediaan seragam sekolah melalui koperasi, katanya, diinisiasi dari banyaknya orang tua peserta didik yang menanyakan mengenai apa saja seragam yang dipakai peserta didik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/safaserwaet67575.jpg)