Data Jumlah Anak Putus Sekolah, Dinas Pendidikan Surati Camat se-Kota Serang

Dindikbud Kota Serang menyurati surat ke setiap kecamatan di Kota Serang untuk mendata jumlah anak tidak sekolah.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Ilustrasi sekolah. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menyurati surat ke setiap kecamatan di Kota Serang untuk mendata jumlah anak tidak sekolah. Hal itu diungkap oleh Sekretaris Dindikbud Kota Serang, Tubagus Agus Suryadin. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menyurati surat ke setiap kecamatan di Kota Serang untuk mendata jumlah anak tidak sekolah.

Hal itu diungkap oleh Sekretaris Dindikbud Kota Serang, Tubagus Agus Suryadin.

"Kami menunggu data by name by address dari setiap kecamatan. Agar nantinya ketika bantuan sudah ada tidak salah sasaran," kata dia, setelah melakukan audiensi bersama gerakan aje kendor, di ruang wali kota Serang, Senin (24/7/2023).

Baca juga: 133 Pelajar di Kota Serang Putus Sekolah, Tiga Faktor Ini Jadi Penyebab

Dia memprediksi jumlah anak putus sekolah di Kota Serang berpotensi bertambah.

"Kami masih tahap mencari data yang akan disinkronkan dari sekolah anak ini putus sekolah atau tidak, kemungkinan datanya akan bertambah," ujarnya.

Sejauh ini, ada 133 anak putus sekolah di Kota Serang.

Dari 133 anak putus sekolah ini nantinya akan melanjutkan sekolah disesuaikan dengan domisili mereka.

Selain itu, kata Agus 133 anak putus sekolah di Kota Serang, disebakan oleh beberapa faktor diantaranya ekonomi, masalah keluarga hingga bullying.

"Ada beberapa faktor ya, 80 persen dari faktor ekonomi, 30 persen ada anak yang catat, kemudian juga ketika masuk sekolah ada yg dibully dan banyak alasan lainnya hingga masalah keluarga," katanya.

Pihaknya juga mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan mengusahakan anak-anak putus sekolah ini untuk dapat melanjutkan sekolah baik itu SD, SMP dan SMA.

"Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak baznas dan BJB terkait penyaluran bantuan, serta para CSR dan juga ASN untuk menjadi bapak atau ibu asuh dari mereka," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved