Polisi Selidiki Ledakan Dapur SPPG Carenang Serang, Dua Pekerja Terluka

Polisi menyelidiki ledakan mesin pengering di dapur SPPG Carenang, Serang, yang melukai dua pekerja. Penyebab insiden masih didalam.

Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
LEDAKAN DI DAPUR MBG -Polsek Carenang tengah menyelidiki insiden ledakan mesin pengering yang terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Carenang tengah menyelidiki insiden ledakan mesin pengering yang terjadi di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Panenjoan, Desa Teras, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, Banten.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB dan mengakibatkan dua pekerja mengalami luka bakar.

Kanit Reskrim Polsek Carenang, IPDA Dhenny Hariyanto, mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan penyelidikan usai menerima laporan kejadian tersebut.

Baca juga: Dua Relawan Korban Ledakan Dapur MBG di Carenang Serang Belum Terdaftar di BPJS Kesehatan

“Korban luka dua orang, sudah dibawa ke puskesmas dan menjalani rawat jalan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, ledakan diduga berasal dari mesin steamer yang digunakan untuk proses pengeringan ompreng atau wadah makan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbahan stainless steel.

Saat kejadian, para pekerja tengah melakukan proses pencucian dan pengeringan ompreng. 

Namun, tiba-tiba mesin pengering tersebut meledak dan melukai dua pekerja di lokasi.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan. 

Polisi tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap mesin yang digunakan saat kejadian.

"Masih kami dalami penyebab pastinya, apakah karena faktor teknis atau kelalaian," tambahnya.

Polisi mengimbau kepada pengelola usaha untuk lebih memperhatikan standar keselamatan kerja dan rutin melakukan pengecekan peralatan guna mencegah insiden serupa terjadi kembali.

Sementara itu, Koordinator Lapangan SPPG Carenang Binuang, Ade Yusuf, membenarkan adanya kejadian tersebut. 

Ia mengaku mendapatkan informasi dari kepala SPPG Panenjoan beberapa jam setelah peristiwa terjadi.

“Ya, saya mendapat informasi sekitar pukul 12.00 WIB dari kepala SPPG,” katanya.

Saat ini, kedua korban masih menjalani perawatan jalan di Puskesmas Kecamatan Carenang.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved