Cegah Kanker Serviks dengan HPV DNA Non-Invasive, IBI Cilegon: Sekarang Bisa Diperiksa dari Kencing
IBI Cabang Kota Cilegon memberikan edukasi mengenai pencegahan kanker serviks dengan HPV DNA Non-Invasive kepada ratusan bidan di Kota Cilegon.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Cilegon memberikan edukasi, mengenai pencegahan kanker serviks dengan HPV DNA Non-Invasive kepada ratusan bidan di Kota Cilegon.
Edukasi itu dilakukan melalui seminar, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke 72 Tahun.
Ketua IBI Cabang Kota Cilegon, Siti Sundari menerangkan, bahwa seminar ini penting untuk para bidan mengerti dan memahami pencegahan kanker serviks.
Baca juga: Kenang Julia Perez, Prilly Latuconsina Berikan Donasi Rp 100 Juta untuk Penyintas Kanker Serviks
Sehingga bisa menyalurkan informasi tersebut kepada masyarakat di Kota Cilegon.
"Kalau di Cilegon itu masih agak awam, dengan pemeriksaan yang harus dibuka, harus diperiksa," katanya saat ditemui di Aula Diskominfo Kota Cilegon, Sabtu (29/7/2023).
Dijelaskan Sundari, untuk bisa mengetahui apakah pasien mengidap kanker serviks.
Saat ini tidak harus dilakukan pemeriksaan terhadap pasien dengan cara membuka, atau memeriksa bagian sensitif perempuan.
"Sekarang itu ada modelnya untuk kanker serviks itu bisa diperiksa dari kencing, enggak harus buka-buka cukup dengan kencing sudah bisa," terangnya.
Diakui Sundari, pihaknya sengaja mengambil tema mencegah kanker serviks dengan HPV DNA Non-Invasive, perempuan sehat, keluarga bahagia
Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama para bidan yang bertugas dalam melayani ibu dan anak.
Baca juga: Peringati HUT ke-72 Tahun, IBI Kota Cilegon Minta Pemerintah Perhatikan Bidan
"Kan kalau perempuan bahagia tentunya keluarga juga akan bahagia," katanya.
Tentunya, kata dia, untuk bisa membangun keluarga yang bahagia perlu adanya komitmen bersama.
"Keluarga bahagia itu perlu komitmen, antara suami, istri dan anak, termasuk bagaimana kita mendidik anak, bagaimana perhatian suami ke keluarga begitu juga istri ke keluarga," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ikatan-bidan-indo-cilegon.jpg)