17.680 Warga Banten Menderita HIV AIDS, Paling Banyak di Tangerang Raya

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menemukan 17.680 warga 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten menderita HIV-AIDS.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Engkos Kosasih/TribunBanten.com
Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menemukan 17.680 warga 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten menderita HIV-AIDS. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten menemukan 17.680 warga 8 Kabupaten/Kota di Provinsi Banten menderita HIV-AIDS.

Angka itu mengalami kenaikan jika dibanding kasus tahun sebelumnya yang hanya 16.810 orang.

Kepala Dinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti menyebut kasus HIV-AIDS paling tinggi ditemukan di wilayah Tangerang Raya.

Baca juga: Sepuluh Balita di Banten Positif HIV, Ini Penjelasan Kepala Dinkes Ati Pramudji Hastuti

 

"Tapi tidak ada satu daerah pun di Banten yang bebas HIV," kata Ati kepada wartawan, Selasa (1/8/2023).

Menurut Ati, faktor yang mempengaruhi kasus HIV-AIDS tinggi di Banten yakni, sering berganti pasangan hingga hubungan sesama jenis.

"Kalau dulu itu karena jatum suntik (pengguna narkoba) sejak tahun 2015 ke sini karena heteroseksual dan hubungan sesama jenis," jelasnya.

Ati mengaku terus melakukan skrining pada masyarakat yang beresiko HIV, ketika ditemukan yang positif lanjut Ati, akan langsung diobati secara gratis.

Baca juga: Dinkes Ungkap Penyebab 5.429 Warga Kota Cilegon Alami Obesitas

"Sekarang kita ada 98 layanan kesehatan di Kabupaten/Kota untuk penderita HIV, termasuk puskesmas di kita sekarng sudah bisa melayani," ujarnya.

Selain itu, Dinkes Banten juga mewajibkan ibu hamil menjalani skrining untuk mengantisipasi penularan HIV-AIDS dari ibu pada bayi baru lahir.

"Dari saat kehamilan sampai kelahiran kita periksa untuk mencegah itu, karena secara kumulatif dari tahun-tahun lalu sampa sekarang ditemukan 10 bayi yang menderita HIV," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved