Melihat 32 Tahun KEK Tanjung Lesung di Banten, Sandiaga Uno Tekankan Peningkatan SDM
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengaku masih mendorong agar KEK Tanjung Lesung terus berkembang.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Nama wisata Tanjung Lesung sudah tidak asing di telinga masyarakat. Terutama di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Tanjung Lesung merupakan kawasan pariwisata yang dikelola oleh PT Banten West Java (BWJ) anak perusahaan PT Jababeka sejak 32 tahun lalu atau pada tahun 1991.
Kawasan ini kemudian ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) melalui Peraturan Pemerintah nomor 50 tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional (RIPPARNAS).
Baca juga: Kader PPP Banten Diminta Melek Medsos, Sandiaga Uno: Manfaatkan untuk Kemenangan
Satu tahun setelah itu, Tanjung Lesung ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) melalui Peraturan Pemerintah nomor 26 tahun 2012.
Kemudian KEK ini ditetapkan sebagai prioritas pembangunan nasional melalui Peraturan Presiden (Perpres) nomor 3 tahun 2016.
Sejak saat itu, Pemerintah Pusat, Provinsi hingga Kabupaten mulai menggencarkan pembangunan infrastruktur di buffer zone KEK Tanjung Lesung dan di dalam kawasan.
Berdasarkan data yang dihimpun TribunBanten.com, proyek infrastruktur tersebut mulai dari gedung dan sarana prasarana KSPN Cikadu yang dibangun menggunakan APBN sebesar Rp 80,9 miliar pada tahun 2016-2018.
Kemudian rest area yang dibangun oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pandeglang di Panimbang dan Cigeulis.
Lalu rumah susun yang dibangun oleh Kementerian PUPR serta gedung sentra industri kecil menengah (IKM) yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang.
Serta proyek pengamanan pantai di Tanjung Lesung dari Kementerian PUPR. Persoalan lainnya yakni, minimnya penerangan jalan umum di Jalan Raya Panimbang-Tanjung Lesung.
Dari pantauan TribunBanten.com, bangunan-bangunan tersebut terbengkalai dan tidak terawat. Terutama gedung KSPN Cikadu yang sudah rusak.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengaku masih mendorong agar KEK Tanjung Lesung terus berkembang.
Menurut Sandiaga, saat ini sudah ada dua investor yang melirik KEK Tanjung Lesung. Namun, keduanya baru akan berinvestasi setelah jalan tol Serang-Panimbang jadi.
Baca juga: Sandiaga Uno Bocorkan Strategi Pemenangan PPP di Provinsi Banten
"Kita akan dorong habis habisan agar KEK Tanjung Lesung ini masuk kedalam ekosistem baru, yaitu eco tourism," kata Sandiaga di Kota Serang, Sabtu (19/8/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Sandiaga-Uno-slah-udin.jpg)