PLN UID Banten

PIK 2 Tangerang Kini Dilengkapi Pengisian Kendaraan Listrik Cepat PLN, Isi Daya Hanya 30 Menit

Untuk melakukan transisi energi, terutama dari sektor transportasi yang menjadi satu di antara penyumbang emisi karbon terbesar

dokumentasi PLN UID Banten
PLN UID Banten menambah satu unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Centre Point Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - PLN UID Banten menambah satu unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Centre Point Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang.

Penambahan satu unit SPKLU ini menjadi bentuk komitmen PLN untuk mendorong percepatan transisi energi di Indonesia melalui ekosistem kendaraan listrik.

Menurut EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Tonny Belamy, hal ini juga bukti langkah awal kolaborasi seluruh stakeholder di Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Canggih! 63.007 Pelanggan PLN UID Banten Sudah Dipasangi Smart Meter AMI, Ini Kelebihannya

Bertambahnya SPKLU ini merupakan dukungan PLN atas program pemerintah untuk mencapai netral karbon pada 2060.

Selain itu, juga sesuai arahan Presiden, secara bertahap Indonesia harus mengubah sektor transportasi dari BBM yang impor dengan emisi yang tinggi menjadi energi domestik seperti listrik yang ramah lingkungan.

Target net zero emission pada 2060 telah menjadi komitmen PLN bersama stakeholder, bersinergi satu irama menuju arah Indonesia yang bersih dan sehat.

PLN telah membangun SPKLU sebanyak 620 unit EV charger di 369 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Untuk melakukan transisi energi, terutama dari sektor transportasi yang menjadi satu di antara penyumbang emisi karbon terbesar di Indonesia," ujarnya.

Tonny mengatakan kendaraan bermotor dengan bahan bakar minyak (BBM) menyumbang lebih dari 280 juta ton CO2 per tahun.

Jika tidak berubah, jumlahnya semakin meningkat.

Baca juga: Kawasan Wisata Kuliner Aloha PIK 2 Kabupaten Tangerang Diresmikan, Listrik Andal Tanpa Kedip

"Mari kita bersama-sama memastikan perubahan masa depan Indonesia yang lebih bersih dan green, dengan mewujudkan transisi energi di moda transportasi,” ucapnya.

Bupati Tangerang yang diwakili Asda, Syaifullah, mengapresiasi PLN UID Banten yang telah menginisiasi pembangunan SPKLU di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kehadiran SPKLU di PIK 2 ini merupakan persyaratan bagi area pubik untuk melayani jumlah dan juga volume kendaraan listrik yang terus bertambah.

"Pemkab Tangerang sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi serta dukungan positif atas inisiasi SPKLU ini di wilayah PIK 2,” katanya.

Kawasan wisata kuliner Aloha di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Kosambi, Kabupaten Tangerang, diresmikan Menteri BUMN Erick Thohir.
Kawasan wisata kuliner Aloha di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Kosambi, Kabupaten Tangerang, diresmikan Menteri BUMN Erick Thohir. (dokumentasi PLN UID Banten)

Syaifullah berharap proses peralihan alat transportasi dari konvensional kepada transportasi listrik dapat berjalan dengan baik.

Ke depannya kendaraan listrik akan menjadi kendaraan dinas sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

GM PLN UID Banten, Abdul Mukhlis, mengatakan saat ini 16 SPKLU sudah beroperasi di Provinsi Banten.

Adapun SPKLU yang baru saja diresmikan di PIK 2 merupakan tipe ultra fast charging.

"Mampu mengisi penuh mobil listrik dengan kapasitas di atas 80 kiloWatt-hour (kWh) hanya dalam waktu 30 menit dari posisi kosong," ucapnya.

Baca juga: SPKLU Pertama di Istana Kepresidenan Bogor, Kendaraan Presiden dan Tamu Bisa Diisi di Halaman

Semakin banyak SPKLU yang beroperasi diharapkan akan mendorong pemakaian kendaraan listrik sehingga sangat baik untuk perbaikan lingkungan dari polusi udara.

Menurut Abdul Mukhlis, SPKLU yang baru ini bisa menjadi opsi bagi para pemilik kendaraan listrik yang hendak mengisi daya.

Masifnya ketersediaan SPKLU diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan semakin banyak yang beralih menggunakan kendaraan listrik.

Tidak hanya menarik minat pengusaha mal dan perkantoran, saat ini warung makan pun ingin berkontribusi terhadap pengurangan emisi dengan franchise SPKLU.
Tidak hanya menarik minat pengusaha mal dan perkantoran, saat ini warung makan pun ingin berkontribusi terhadap pengurangan emisi dengan franchise SPKLU. (dokumentasi PLN)

Kini masyarakat tidak perlu khawatir lagi untuk mengisi daya kendaraan listriknya.

"PLN akan terus memperbanyak fasilitas charging ini, dan kami harap masyarakat dapat beralih menggunakan kendaraan listrik," ujarnya.

Selain ramah lingkungan dan bebas emisi, biaya menggunakan kendaraan listrik jauh lebih murah dan hemat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved