Presiden Punya Data Intelijen Parpol, PDIP Kritik Keras Jokowi: Kami Bukan Musuh Negara!

PDI Perjuangan (PDIP) mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memiliki data intelijen soal arah partai politik (parpol).

Editor: Ahmad Haris
SURYA/PURWANTO
PDIP Kritik Keras Presiden Jokowi yang Punya Data Intelijen Parpol: Kami Bukan Musuh Negara! 

TRIBUNBANTEN.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi),  yang memiliki data intelijen soal arah partai politik (parpol).

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mempertanyakan maksud Mantan Gubernur Jakarta itu, mengungkapkan hal itu di hadapan para relawannya.

Ia mengatakan, partai politik bukanlah musuh negara, sehingga memiliki otonomi tersendiri dalam menentukan arah politik.

Baca juga: BERITA FOTO: Momen Elite Demokrat Disambut Tokoh - Ketua Partai KIM, Prabowo Gandeng Tangan SBY!

"Bagi saya, sesungguhnya sebagai parpol kami punya otonomi, punya kedaulatan, kami bukan musuh negara," kata Said di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (18/9/2023).

Said juga menambahkan bahwa partai politik juga bukanlah obyek dari intelijen.

Dia menegaskan partai politik justru merupakan pilar dari demokrasi.

"Kan parpol bukan obyek intelijen, dia adalah pilar demokrasi, kalau parpol dikerdilkan, dilemahkan, saya pikir itu bukan karakter presiden kita," katanya.

Lebih lanjut, Said memahami bahwa Presiden Jokowi merupakan kader PDIP. Meski begitu, partainya tetap bakal melakukan kritik jika memang tindakan Presiden Jokowi dinilai salah.

"Presiden kita itu Bapak Jokowi itu kader PDIP, kita mendukung penuh, tapi dukungan kita itu kritis konstruktif. Kalau memang ada yang perlu diingatkan, kami akan ingatkan," jelasnya.

Di sisi lain, Said meyakini Presiden Jokowi tidak akan menyalagunakan informasi intelijen tersebut sebagai alat bagi kepentingan pribadinya.

"Saya tidak punya kekhawatiran bapak presiden akan mempergunakan itu sebagai alat bagi kepentingan beliau. Jauh lah dari itu," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku telah mengetahui apa yang diinginkan oleh partai-partai politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal ini ia sampaikan di hadapan relawan pendukungnya saat membuka Rapat Kerja Nasional Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi di Hotel Salak, Bogor, Sabtu (16/9/2023).

"Saya tahu dalamnya partai seperti apa saya tahu, partai-partai seperti apa saya tahu. Ingin mereka menuju ke mana juga saya ngerti," kata Jokowi, Sabtu, dikutip dari YouTube Kompas TV.

Jokowi tidak membeberkan informasi apa yang ia ketahui dari partai-partai politik itu.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved