Gadis Berusia 15 Tahun di Serang Banten Dicekoki Miras Lalu Digilir Tiga Pria
Kasus rudapaksa itu terjadi pada Sabtu 3 Juni 2023 sekira pukul 22.00 di pinggir lapangan di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - M (15) tak berdaya ketika kegadisannya direnggut tiga pria.
Warga Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang ini menjadi korban rudapaksa rekannya sendiri.
Kasus rudapaksa itu terjadi pada Sabtu 3 Juni 2023 sekira pukul 22.00 di pinggir lapangan di Desa Junti, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.
Baca juga: Viral! Anggota Polisi di Cilegon Kepergok Mesum Diduga dengan Oknum Bhayangkari
Para pelaku rudapaksa telah diamankan Satreskrim Polres Serang pada Oktober 2023 di dua lokasi berbeda.
Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady mengatakan, para pelaku berinsial
AR (23), MI (20) dan RH (17).
AR dan MI ditangkap saat sedang nongkrong di SPBU Kecamatan Jawilan, sedangkan RH diamankan di rumahnya.
"Korban dan pelaku saling kenal, sama-sama orang Kecamatan Jawilan," kata Andi saat dihubungi TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Senin (16/10/2023).
Andi menceritakan, kasus rudapaksa tersebut bermula ketika korban yang masih duduk di bangku SMP diajak main oleh AR dan RH.
Oleh AR dan RH, kata Andi, korban dibawa ke daerah Kecamatan Cikande kemudian dipaksa dan dicekoki minuman keras.
"Dalam kondisi mabuk, korban kemudian dibawa menggunakan motor ke pinggir lapangan lalu digauli secara bergiliran," ungkapnya.
Andi melanjutkan, usai disetubuhi secara bergiliran, korban selanjutnya dibawa ke rumah AR. Jadi korban dalam kondisi tidak sadarkan diri menginap di rumah AR hingga Minggu malam.
Kemudian pada, Senin sekira pukul 00.30, tersangka MI datang ke rumah Buluk lalu membawa korban ke bengkelnya.
Baca juga: Prabowo Tiba-tiba Terkapar Lalu Meninggal Dunia di Serang Banten, Begini Kronologinya
"Di tempat tersebut korban disetubuhi oleh tersangka MI. Keesokan harinya, korban pulang ke rumahnya lalu melaporkan ke ibunya," ujarnya.
Kapolres Serang AKBP Wiwin Setiawan menjelaskan, korban datang bersama ibunya memberikan laporan ke Polres Serang sambil membawa hasil visum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-pemerkosaan.jpg)