Modus Penipuan Lowongan Kerja di Instansi Pemerintahan, Oknum ASN Tangsel Diduga Terlibat
HW, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tangerang Selatan, Banten, ditangkap karena menipu lowongan kerja.
TRIBUNBANTEN.COM - HW, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Tangerang Selatan, Banten, ditangkap karena menipu lowongan kerja.
HW menjanjikan bekerja di instansi pemerintahan.
Modusnya, HW meminta uang hingga ratusan kerja ke pencari kerja dengan jaminan bekerja di salah satu instansi pemerintahan.
Kasus penipuan lowongan kerja itu diungkap oleh aparat Polsek Pondok Aren.
Aparat kepolisian menangkap HW di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Baca juga: Waspada Penipuan Berkedok Petugas PLN, Begini Cara Mengetahui dan Menghindarinya
Sebelum ditangkap, HW sudah dipanggil sebanyak dua kali untuk diperiksa.
Namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan tersebut.
Hal itu diungkap oleh Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq
"Panggilan ketiga kita sertakan surat perintah membawa dan surat perintah penangkapan. Tersangka kita amankan di daerah Majalengka, Jawa Barat," kata Bambang dalam keterangannya, Senin (20/11/2023).
Bambang AS menjelaskan terungkapnya kasus ini berawal pada Sabtu (18/11/2023) lalu, saat Unit Reskrim Polsek Pondok Aren mendapatkan informasi bahwa tersangka HW sedang berada di daerah Majalengka, Jawa Barat.
Atas dasar informasi tersebut Unit Opsnal Tim 2 dipimpin Kanit Reskrim, AKP Erwin Subekti berangkat ke daerah Majalengka.
"Pada Minggu (19/11/2022) sekitar pukul 04.30 WIB, tim berhasil mengamankan tersangka HW di rumah istrinya di Dusun Sukamukti, Kelurahan Sukawera, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka," ucapnya.
HW diamankan dengan barang bukti antara lain satu lembar kwitansi Rp 125.000.000 untuk uang masuk kerja honor yang ditandatangani tersangka HW, satu lembar kwitansi Rp37.500.000 yang ditandatangani oleh SA, dan satu lembar kwitansi Rp 30.000.000 uang DP masuk karyawan honor yang ditandatangani oleh HE.
"Kemudian tim membawa tersangka dan barang bukti ke Polsek Pondok Aren guna penyidikan lebih lanjut," kata Bambang.
"Sebagai tindak lanjut, tim sedang melakukan pencarian pelaku lainnya, yakni saudari HE dan saudara SA," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-penipuan-red.jpg)