Dinkes Cilegon Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Penderita HIV AIDS
Dinas Kesehatan Kota Cilegon membuka layanan kesehatan gratis untuk penderita penyakit HIV/AIDS.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Sebanyak 104 warga Kota Cilegon mengidap positif Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immunodeficiency Syndrome (HIV/AIDS).
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon, jumlah sebanyak 104 kasus HIV/AIDS itu tercatat dalam kurun waktu Januari hingga Oktober 2023.
Kepala Bidang Upaya Kesehatan Perorangan dan Masyarakat Dinkes Kota Cilegon, Febri Naldo mengatakan, HIV/AIDS merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan.
Baca juga: 104 Kasus Penderita HIV/Aids Kota Cilegon: Usia 25-49 Tahun, Paling Banyak Gara-gara Hubungan LSL
"Betul (HIV ngga bisa disembuhkan,-red), jadi HIV itu masa inkubasinya (jeda awal hingga mengalami gejala,-red) sekira dua sampai lima tahun, baru dia menimbulkan gejala, dan positif dalam darah," ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (2/12/2023).
Febri menyebut ada beberapa gejala yang dialami seseorang yang positif HIV.
Di antaranya yaitu mengalami daya tubuh lemah, muncul sariawan dimulut, sering diare dan beberapa gejala lainnya.
Untuk menekan kasus HIV ADIS di Kota Cilegon, pihakya telah melakukan beberapa upaya.
Di antaranya dengan memberikan layanan kesehatan secara gratis di Puskesmas atau RSUD Kota Cilegon.
"Di setiap puskesmas itu memberikan layanan gratis, jadi nanti yang positif dilakukan konseling sama petugas puskesmas dan disampaikan bahwa penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tapi daya tubuh kita bisa bertahan dengan catatan selalu meminum obat ARV," terangnya.
Febri mengimbau kepada siapapun yang terjangkit HIV agar mencari motivasi diri, supaya tidak menarik diri dari lingkungan.
Sebab, kata Febri, meski HIV merupakan salah satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan.
Baca juga: Terungkap Penyebab Penderita HIV/AIDS di Banten Naik 16.810 Kasus dalam Setahun
Namun HIV salah satu penyakit yang bisa dipertahankan dengan cara menjaga diri, melakukan konsultasi pada dokter dan rutin minum obat sesuai anjuran dokter.
"Kami juga imbau kepada masyarakat apabil di lingkungannya terdapat pasien yang terkena hiv jangan mendiskriminatif, karena kalau mendiskriminatif bisa membuat si pasien depresi, jadi bagaimana agar kita mendukung dan mensuport untuk kesembuhannya," katanya.
Selain itu, Febri juga mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon agar menghindari hal-hal yang bisa menularkan HIV.
"Bagi yang belum kena HIV hindari seks bebas, hindari homoseksual dan hindari semua jenis narkoba," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ilustrasi-1-HIVAIDS.jpg)