Pemkab Serang
DKPP Kabupaten Serang Intervensi Daerah Rawan Pangan dan Stunting
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang turut melakukan intervensi pada daerah rawan pangan dan stunting.
Penulis: Engkos Kosasih | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang turut melakukan intervensi pada daerah rawan pangan dan stunting.
Selama Januari sampai November 2023, sudah ada sekira 5 juta lebih beras yang disalurkan pada daerah tersebut. Selain beras, DKPP juga turut menyalurkan 43.203 ekor ayam dan 313.840 butir telur.
"Bantuan telur untuk 2155 keluarga rentan stunting di 9 kecamatan, masing-masing mendapat 2 butir telur sehari selama 3 bulan," kata Kabid Ketahanan Pangan pada DKPP Kabupaten Serang, Mumun Munawaroh di kantornya, Jumat (8/12/2023).
Baca juga: Dorong Minat Baca, DPKD Kabupaten Serang Optimalkan Perpustakaan Desa
Selain itu, pada September sampai November 2023, sebanyak 78.697 keluarga keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Serang menerima Bantuan pangan beras berupa 10 kilogram per bulan.
"Dalam waktu yang hampir sama, sebanyak 7.421 keluarga rentan stunting juga menerima bantuan berupa 1 kilogram ayam serta 10 butir telur perbulan," ujar Mumun.
Menurut Mumun, pada bulan November 2023 ada penambahan untuk penerima bantuan pangan beras sebanyak 2.335 KPM. Khusus untuk penerima tambahan ini disalurkan langsung untuk 3 bulan.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bantuan pangan tahap 2 yang berasal dari Badan Pangan Nasional melalui Program Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
"Diharapkan bantuan ke depannya akan menjadi program berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan dan akses pangan di masyarakat," katanya.
Sedangkan untuk menjaga ketahanan pangan, DKPP Kabupaten Serang juga tengah fokus mengembangan tanaman kedelai ratu di Kecamatan Cinangka dan tanaman pangan lainya di Kecamatan Padarincang dan Pabuaran.
"Kita terus berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan ini, di Cinangka misalnya ada 15 hektar yang ditanami kedelai," kata kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo.
Baca juga: Pemkab Serang, PHRI, ASITA dan HPI Teken MoU Dorong Konektivitas Pantai-Perhotelan ke Desa Wisata
Suhardjo juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung dan memfasilitasi program guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan petani.
"Kabupaten Serang ini memiliki potensi yang cukup besar di bidang pertanian, oleh karena itu perlu kerjasama lintas sektor untuk pengembangan pertanian ini," pungkasnya. (ADV/Engkos Kosasih)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/DKPP-Kabupaten-Serang-STUNTING.jpg)