Kunci Jawaban
Keberhasilan Dakwah di Indonesia Melalui Saluran Kesenian Tradisional
Simak pembahasan mengenai keberhasilan dakwah di Indonesia melalui saluran kesenian tradisional.
Penulis: Vega Dhini | Editor: Vega Dhini
TRIBUNBANTEN.COM - Simak pembahasan mengenai keberhasilan dakwah di Indonesia melalui saluran kesenian tradisional.
Pembahasan mengenai keberhasilan dakwah di Indonesia melalui saluran kesenian tradisional ini terdapat dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X Kurikulum Merdeka.
Dalam Penilaian Pengetahuan soal pilihan ganda nomor 1, terdapat pertanyaan mengenai keberhasilan dakwah di Indonesia melalui saluran kesenian tradisional.
Sebelum membahas keberhasilan dakwah di Indonesia melalui saluran kesenian tradisional, mari simak pembahasan mengenai metode dakwah Wali Songo.
Baca juga: KUNCI JAWABAN PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka Halaman 170, Perhatikan QS An-Nur/24: 2 Berikut Ini!
Metode Dakwah Wali Songo
Sejarah Wali Songo, sangat berkaitan erat dengan catatan penyebaran Islam di Jawa.
Wali Songo merupakan suatu dewan dakwah atau dewan mubaligh. Apabila salah seorang wali tersebut bepergian atau wafat, maka akan segera digantikan oleh wali yang lain. Era Wali Songo sekaligus merupakan pertanda berakhirnya dominasi budaya Hindu Budha di Nusantara, yang kemudian digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol dan ikon penyebaran Islam di Indonesia, khususnya di Jawa.
Hampir semua Wali Songo terlibat dalam perkembangan peradaban Islam di Nusantara.
Adapun mereka memanfaatkan pesantren, kesenian wayang dan juga pertunjukan-pertunjukan tradisional sebagai media dakwah Islam dengan menyisipkan nilai-nilai Islam ke dalamnya.
Adapun beberapa media dan metode yang digunakan oleh Wali Songo dalam berdakwah tentu tidak semuanya bisa relevan dengan konteks perjuangan dan dakwah Islam pada masa kontemporer saat ini.
Namun tentu saja berpijak dari pendekatan dan juga strategi dakwah yang dilakukan oleh para Wali Songo tersebut, dapat diambil pelajaran, bagaimana berdakwah dengan tetap menjunjung nilai-nilai adat, tradisi, kebiasaan dan local wisdom masyarakat setempat, agar dakwah yang dilakukan di era modern seperti saat ini, tetap dapat diterima oleh masyarakat sebagaimana diterimanya cara-cara dakwah Wali Songo pada zamannya.
Beberapa strategi dan metode dakwah yang penuh dengan kedamaian yang ditempuh oleh Wali Songo, yaitu ceramah, tanya jawab – diskusi, keteladanan, pendidikan, bi’tsah dan ekspansi, kesenian dan silaturrahim.
Baca juga: KUNCI JAWABAN PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka, Apakah Sikap Hidup Sederhana Dapat Diterapkan . . .
Keberhasilan dakwah di Indonesia melalui saluran kesenian tradisional
Kekayaan budaya, bahasa, adat dan kesenian daerah menjadi salah satu metode yang mengalami akulturasi dan asimilasi dengan nilai-nilai dan ajaran Islam yang populer sebagai media dakwah pada masa Wali Songo.
Bagaimana para wali menyisipkan ajaran-ajaran Islam pada kesenian wayang yang semula berisi kisah-kisah Maha Bharata dari India, disisipkan kisah-kisah bernuansa Islami, kesenian gamelan dengan gending-gending Jawa yang syairnya digubah sedemikian rupa dengan syair yang berisi syiar Islam, nilai-nilai tauhid, kerelaan menyembah Allah Swt., tidak menyekutukannya dengan menyembah sesuatu selain dari Allah Swt. dan sebagainya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/keberhasilan-dakwah-di-Indonesia-melalui-saluran-kesenian-tradisional.jpg)