Konflik Israel Palestina

Ini Sindiran Keras Menlu Indonesia ke AS-Barat soal HAM di Gaza

Menlu Retno Marsudi, menyindir Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lantaran dianggapnya memiliki standar ganda soal HAM.

|
Editor: Ahmad Haris
dok Kemlu RI
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno MarsudI. 

TRIBUNBANTEN.COM - Retno Marsudi menyindir Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat, lantaran dianggapnya memiliki standar ganda soal HAM.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia itu mengatakan, AS dan negara-negara Barat kerap mendikte RI soal HAM.

Akan tetapi, sambungnya, ketika Israel melakukan pelanggaran HAM dengan melakukan penyerangan ke Gaza, AS dan negara-negara Barat justru membiarkan.

Baca juga: AS Semakin Sendirian, 153 Negara Setujui Resolusi PBB soal Gencatan Senjata di Gaza!

"Pihak-pihak yang sering mendikte kami mengenai HAM, justru menjadi pihak yang kini membiarkan Israel melanggar hak asasi manusia," kata Retno saat menjadi panelis pada roundtable terkait HAM, perdamaian, dan keamanan di Markas Dewan HAM PBB, Jenewa, Swiss pada Selasa (12/12/2023), dikutip dari YouTube Kemlu.

Retno menegaskan seluruh negara di dunia tidak boleh menganut standar ganda ketika membahas soal penegakan HAM.

Hal itu dinilainya akan menjadi maslaah terbesar tekrait penerapan HAM yang ideal.

Berkaca dari perang Hamas-Israel, Retno mengungkapkan saat ini dunia tengah menyaksikan pelanggaran HAM berat oleh Israel di Palestina khususnya di Gaza.

Dia pun mencontohkan pelanggaran HAM yang dilakukan Israel seperti membunuh warga sipil, merusak rumah sakit, tempat ibadah, kamp pengungsi hingga mencerabut hak-hak dasar Palestina.

Retno menganggap serangan balik Israel ini bukanlah bentuk pembelaan diri tetapi sudah melanggar hukum internasional.

"Tindakan ini tidak dapat dibenarkan dan jelas melanggar hukum humaniter internasional," tuturnya.

Alhasil, Retno pun mengajak seluruh negara di dunia agar memperbaharui komitmen terkait HAM.

Dia meminta agar tidak diam dan berhenti memperjuangkan keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina.

"Saya juga sampaikan bahwa Indonesia sangat menyesali kegagalan Dewan Keamanan PBB untuk mengesahkan resolusi humanitarian ceasefire atau gencatan senjata kemanusiaan."

"Hal ini menjadi wujud gagalnya sistem multilateral yang sudah ketinggalan zaman," ujarnya.

Lebih lanjut, Retno mendesak agar seluruh pelanggaran HAM di Gaza oleh Israel segera dihentikan dan proses perdamaian serta solusi antar dua negara terwujud.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved