Contoh Doa Upacara Hari Bela Negara, Ada Bahasa Indonesia dan Arab
Berikut ini disajikan contoh doa upacara Hari Bela Negara yang akan dilaksanakan setiap tanggal 19 Desember.
Penulis: Abdul Rosid | Editor: Abdul Rosid
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini disajikan contoh doa upacara Hari Bela Negara.
Pada tanggal 19 Desember 2023 akan memperingati Hari Bela Negara. Biasanya pada peringatan tersebut akan diadakan upacara Hari Bela Negara.
Dalam kegiatan upacara tersebut biasanya ada rangkaian kegiatan doa. Untuk itu disediakan contoh doa upacara Bela Negara.
Baca juga: RESMI Ini Panduan Upacara Hari Bela Negara 2023, Ada Teks Mars dan Ikrar Bela Negara
Sekadar infomasi, peringatan Hari Bela Negara ke 75 jatuh pada hari Selasa 19 Desember 2023.
Pada peringatan Hari Bela Negara ke 75, Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengusung tema ""Korbankan Bela Negara Untuk Indonesia Maju".
Berikut ini contoh doa upacara Hari Bela Negara.
Doa Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke 75 Tahun 2023
A'uudzubillahi minas syaithaanir rajiim, bismillahir rahmanir rahim, Alhamdulillahi rabbil aalamiin, hamdaa yuwafii niamahu wayukaafii maziidah, yaa rabbanaa lakal hamdu walakas syukru kamaa yambaghi lijaali wajkhikal kariimi wa a'dhiimi sulthaanika, allahumma shalli wasallam alaa sayyidinaamuhammadiw walaa alihi wasahbihi ajmaiin.
Ya Allah, Tuhan Maha Pengasih lagi Maha penyayang
Puji syukur kami haturkan ke hadhirat-Mu atas limpahan Rohmat, Taufiq dan Hidayah-Mu. Pada hari ini kami dapat melaksanakan Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke 75 Tahun 2023, semoga ridho-Mu selalu menyertai kami.
Wahai Allah, segala sesuatu berlaku atas kudrat dan iradah-Mu, karena itu berikanlah kekuatan kepada kami, untuk senantiasa dapat memantapkan persatuan dan kesatuan. Dan jadikanlah kegiatan ini sebagai mementum salah satu wujud bela negara kami untuk kemakmuran rakyat.
Ya Allah Tuhan Yang Maha Kuasa
Berilah kami kemampuan untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara kami. Engkaulah yang maha pemberi petunjuk.
Tunjukkanlah kepada kami sebaik-baik budi pekerti, karena sesungguhnya tidak ada yang menunjukkannya kecualihanya Engkau. Dan palingkanlah kami dari budi pekerti yang jelek, karena sesungguhnya tidak ada yang memalingkannya kecuali hanya Engkau.
Ya Allah, alangkah baiknya Indonesia sebagai sebuah negeri yang baik dan kami sangat cintai. Sesungguhnya kami berlindung kepada-mu dari sifat lemah, malas, kikir, pikun, dan dari azab kubur.
Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun
Ampunilah dosa-dosa kami, dosa orang tua kami, guru-guru kami, orang-orang yang mempunyai hak atas kami, orang-orang yang cinta dan berbuat baik kepada kami. Serta kabulkanlah doa dan permohonan kami, Ya Mujibassaailin....
Robbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, wa qinaa‘adzaaban-naar. Subhaana Robbika Robbil-‘izzati ‘amma yashifuun. Wa salaamun ‘alal-mursaliin. Wal-hamdu lillaahi Robbil ‘aalamiin.
Sejarah Hari Bela Negara
Hari Bela Negara ada sejak diterbitkannya Keppres Nomor 28 Tahun 2006.
Melansir Lemhanas RI, ditetapkannya tanggal 19 Desember karena pada tanggal tersebut terjadi sebuah peristiwa sejarah yang besar yaitu pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1948.
Kala itu, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh. Hatta ditangkap sehingga terpaksa membentuk pemerintahan sementara bernama PDRI.
Agresi militer Belanda II tersebut memilikii tujuan untuk menguasai Ibu Kota Negara yang saat itu ada di Yogyakarta.
Serangan mendadak tersebut segera disikapi oleh Presiden Soekarno yang memberi perintah kepada Menteri Kemakmuran Sjarfuddin Prawiranegara untuk membentuk PDRI.
Imbas terbentuknya PDRI membuat Belanda tidak bisa mengambil alih Indonesia. Hingga kemudian berakhir ketika perjanjian Roem-Royen yang disepakati oleh Belanda dan Indonesia dan disahkan pada 1 Juli 1949.
Guna mengenang sejarah perjuangan PDRI, pemerintah Republik Indonesia membangun Monumen Nasional Bela Negara di Jorong Sungai Siriah, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/upacara-sumpah-pemuda-pemkot-cilegon.jpg)