Para Santri Bersihkan Puing-puing setelah Kebakaran di Ponpes Nurul Huda Baros
Sejumlah santri membersihkan puing-puing pasca kebakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda, Baros pada Selasa (26/12/2023).
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Engkos Kosasih
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah santri membersihkan puing-puing pasca kebakaran di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda, Baros pada Selasa (26/12/2023).
Pantauan TribunBanten.com, kondisi asrama lantai dua itu terlihat berantakan pasca kebakaran yang terjadi pada pukul 04.00 WIB.
Atap hingga lantai yang terbuat dari kayu ludes terbakar api. Tumpukan kitab dan alquran pun tampak hangus.
Sejumlah santri terlihat sedang membersihkan puing-puing dan merapihkan kitab dan alquran sisa kebakaran.
Baca juga: Begini Penampakan Ponpes Nurul Huda Baros Pasca Kebakaran, Terlihat Puing-puing
Keluarga pemilik Ponpes Nurul Huda, Imat Nikmat mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sebab keadaan asrama dalam kondisi sepi.
"Cuma ada empat santri yang tidur di lantai dua, sedangkan sekira 60 santri libur sejak seminggu lalu," kata Imat kepada wartawan di lokasi.
Imat mengaku, kaget saat kebakaran terjadi. Dia khwatir santri yang tidur di lantai atas menjadi korban dalam insiden tersebut.
"Kaget, tapi untungnya mereka sudah bangun," ujar Imat.
Baca juga: Detik-detik Asrama Ponpes Nurul Huda Baros Terbakar, Santri Kepanasan saat Sedang Tidur
Imat menyebut kerugian akibat kebakaran ponpes yang berlokasi di Kampung Sawah, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, tersebut mencapai Rp 720 juta.
"Api berasal dari korsleting listrik, kerugian materil mencapai Rp 720 juta, karena atap, lantai, lemari, pakaian, kitab dan alquran ikut hangus," pungkasnya.
Kronologi
Rehan (17) santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Huda kaget saat merasakan hawa panas di ruangan tempatnya tidur.
Dia pun membangunkan santri lain untuk mengambil air, lalu memadamkan percikan api yang di dekat jet pump asrama bagian atas.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Baros, AKP Wahyu Bintarna saat dikonfirmasi TribunBanten.com melalui sambungan telepon, Selasa (26/12/2023).
Kata Wahyu, para santri yang panik berusaha memadamkan percikan api tersebut. Namun api dengan cepat menyebar ke bagian yang mudah terbakar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Ponpes-Nurul-Huda-Baros-terbakar.jpg)