Enam Tahun Ditelantarkan Pemkot Serang, Pasar Walantaka Bakal Dialih Fungsikan
Pasar Walantaka yang dibangun dengan menelan biaya Rp 2.250.000.000 ditelantarkan Pemkot Serang
TRIBUNBANTEN.COM - Selama enam tahun Pasar Walantaka terlantar dan tidak diurus oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.
Pasar Walantakan yang terletak di Jalan Ciruas, Kelurahan Lebakwangi, Kecamatan Walantaka, Kota Serang dibangun dengan biaya sebesar Rp 2.250.000.000,- dari dana alokasi khusus (DAK) kini mulai ditumbuhi rumput liar.
Tak hanya itu, pasar yang dibangun di atas lahan seluas 5 ribu meter pada tahun 2017 sebagian kiosnya kotor dan mulai rusak.
Baca juga: Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Capai Rp 22,8 Triliun, Kepala DPMPTSP: Lebihi Target!
Kepala Diskopukmperindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil mengakui, bahwa pasar tersebut sudah lama tidak difungsikan oleh masyarakat.
"Terkait pasar Walantaka, memang dulu sempat di launcing oleh pemerintah daerah dan sekarang memang tidak berfungsi," kata Wahyu dikonfirmasi terpisah.
Wahyu memastikan, kedepan bangunan itu akan difungsikan entah sebagai pasar atau berubah fungsi.
"Tapi perlu pendalaman dulu ke masyarakat sekitar, meminta masukan dan pendapatnya sebagai bentuk partisipasi publik," ujar dia.
Baca juga: Nama-nama Sembilan Pejabat Polda Banten yang Resmi Diganti, Ada Dansat Brimob hingga Dirpolairud
Menurut Wahyu, Diskopukmperindag Kota Serang memiliki keterbatasan anggaran dalam mengelola pasar. Oleh karena itu, pengelolaan pasar Walantaka akan dilakukan secara bertahap.
"Dan saat ini kita sedang fokus menata pasar lain yang memang tidak bisa sekaligus karena keterbatasan anggaran," pungkasnya.
Lokasi Kurang Strategis
Wawan warga sekitar mengatakan, Pasar Walantaka sempat diisi oleh pedagang setelah diresmikan Wali Kota Serang, Syafrudin pada 2019 silam.
"Dulu sempat ada yang ngisi, kurang lebih ada 11 pedagang," kata Wawan kepada TribunBanten.com di Walantaka, Selasa (2/1/2024).
Namun diungkapkan Wawan, tak lama setelah itu para pedagang meninggalkan pasar karena tidak ada yang membeli.
"Mungkin lokasinya kurang strategis sehingga ditinggalkan pedagang," ujar Wawan.
| Dua ASN Pemkot Serang Pindah ke Kemenhaj, Satu Gugur Tahap Awal |
|
|---|
| Tekan Pengangguran, Pemkot Serang Dorong Setiap Keluarga Punya Usaha |
|
|---|
| Floating Loss, Pemkot Serang Kaji Ulang Tarik Saham Rp10 Miliar di Bank BJB |
|
|---|
| Rangkap Jabatan ASN, Lurah Cigoong Kota Serang Mundur dari Kepala PKBM |
|
|---|
| Kebijakan WFH Jumat, ASN Pemkot Serang Ngantor Naik Motor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Bangunan-Pasar-di-Jalan-Ciruas-Kelurahan-Lebakwangi-Kecamatan-Walantaka-telantar-selama-6-tahun.jpg)