Gempa Banten

Berkaca pada Tsunami 2018, NU Minta Warga Banten Berdoa Pasca Gempa Bayah

Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama (NU) Banten Sehabudin mengimbau warga Banten waspada menyusul gempa

Editor: Glery Lazuardi
Pixabay
Gempa bumi 

TRIBUNBANTEN.COM - Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama (NU) Banten Sehabudin mengimbau warga Banten waspada menyusul gempa berkekuatan 5,9 magnitudo di Bayah.

Dia meminta warga Tanah Jawara untuk berdoa kepada Allah SWT.

"Tetap waspada, tenang, dan terus berdoa," kata dia seperti dilansir laman banten.nu.or.id pada Rabu (3/1/2024).

Baca juga: Dampak Gempa Bayah Banten Magnitudo 5,9, Segini Kerugian Terkini

Dia mengingatkan insiden gempa dan tsunami di Banten pada 2018.

"Hal inilah yang perlu menjadi pembelajaran, khususnya bagi masyarakat di Banten. Sebab, kita juga pernah mengalami bencana tsunami pada Desember 2018," ujarnya

Gempa di Bayah Banten

Wilayah Bayah, Banten diguncang gempa magnitudo 5,9.

Gempa itu terjadi pada Rabu (3/1/2024) sekitar pukul 07.53 WIB.

Gempa itu berada di 72 kilometer barat daya Dayah, kabupaten Lebak, provinsi Banten.

"Lokasi 7.57 LS,106.14 BT (72 km barat daya Bayah-Banten," tulis akun BMKG

Gempa itu tak berpotensi tsunami.

Gempa itu dirasakan di daerah Bandung, Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, dan Lembang.

Wilayah Rawan Gempa di Banten

Berikut ini dua wilayah rawan gempa di Banten.

Banten merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang rawan gempa.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved